alexametrics

Mucikari Online di Batam Miliki 32 PSK di Jawa, Sumatera dan Bali

loading...
Mucikari Online di Batam Miliki 32 PSK di Jawa, Sumatera dan Bali
Tersangka mucikari online Agus Supriadi (33) yang dibekuk Polda Kepri ternyata memiliki 32 wanita penghibur (PSK) di sejumlah daerah di Jawa, Sumatera dan Bali yang dijajakannya via dunia maya. Foto Koran SINDO/Dicky SR
A+ A-
BATAM - Tersangka mucikari online Agus Supriadi (33) yang dibekuk Polda Kepri ternyata memiliki 32 wanita penghibur (PSK) yang dijajakannya via dunia maya untuk memuaskan nafsu pria hidung belang. Namun dari 32 orang hanya tujuh orang yang berada di Kota Batam.

Sementara sisanya berada di luar Batam yakni di beberapa daerah, ada di Jawa, Sumatera dan Bali jadi pelanggan bisa pesan darimana saja karena wanitanya ada di beberapa kota.

"Korban AS setelah kami dalami ternyata ada 32 orang seluruhnya, tapi diluar kota Batam," ujar Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri Kompol Dhani Catra Nugraha, Senin (25/2/2019).



Dikatakannya berdasarkan pengakuan tersangka dan korban, bahkan beberapa korban ini juga ada yang dicoba oleh Agus. Masih dari pengakuan tersangka dia berbisnis ini sudah dua tahun dan memang sendirian tanpa melibatkan orang lain. "Sudah dua tahun dia seperti itu, dia menjalankannya sendiri," ujarnya.

Keahlian ini didapat karena dia sebelumnya pernah bekerja di bidang prostitusi. Dimana dia pernah jadi ojek yang mengantar cewek malam, dan akhirnya dia mencoba-coba. "Awalnya jadi antar jemput PSK, terus dia coba coba bisniskan di online," ujarnya.

Saat ini menurut Dhani pihaknya tengah melengkapi berkas dan data dari tersangka. Pihaknya mengusahakan berkas akan selesai dan segera dikirim ke Kejaksaan. "Mudahan mudahan dalam waktu dekat berkas selesai," tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pria asal Palembang yang tinggal di Tegal ini merekrut wanita muda untuk menjadi PSK dengan cara membuat website lowongan kerja PSK melalui internet dengan membuat iklan lowongan Pekerja Seks Komersial (PSK) dan membuka iklan Cewek Panggilan Batam melalui internet.

Wanita-wanita muda yang tergiur dihubungi AS dan diminta untuk mengirim foto serta video bugilnya. "Jadi pelaku ini merekrut para korban dari internet, dia meminta syarat kalau mau bergabung bekerja dengannya," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, beberapa waktu lalu .

Dijelaskannya bahwa pelaku ini ditangkap saat datang ke Batam karena hendak mengantar seorang wanita muda di Batam. Pelaku ditangkap di perumahan Puri Selebrity 3 saat baru tiba di Batam, Sabtu 9 Februari 2019 sekira pukul 17.00 WIB.

"Saat ditangkap pelaku ini merental mobil, jadi pelaku saat itu mau mengantar pemilik mobil ke rumahnya," ujarnya.

Pelaku ini ditangkap setelah dilakukan penyelidikan selama 3 sejak bulan Desember 2018. Kemudian melakukan penyamaran dengan memesan Pekerja Seks Komersial (PSK) melalui website Cewek Panggilan Batam dan berhasil menangkap tersangka AS alias A berserta mengamankan 1 orang korban yang dibawa oleh tersangka dari Jakarta menuju Kota Batam untuk dijadikan PSK.
(sms)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak