alexametrics

Prajurit Lanal Palembang Sisir Sampah Sungai Musi

loading...
Prajurit Lanal Palembang Sisir Sampah Sungai Musi
Peringatan Hari Peduli Sampah (PHSN) di Palembang dilakukan dengan aksi peduli sampah yang digagas oleh prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Lanal Palembang
A+ A-
PALEMBANG - Peringatan Hari Peduli Sampah (PHSN) di Palembang dilakukan dengan aksi peduli sampah yang digagas oleh prajurit TNI Angkatan Laut (AL) Lanal Palembang dengan melibatkan ratusan warga sekitar sungai.

Sebanyak 100 prajurit TNI AL dan 200 personel gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Pemerintah Daerah, Ormas, Pelajar dan warga bergotong royong membersihkan sampah di kawasan Kelurahan 1 Ilir hingga 3 Ilir Palembang yang difokuskan pada kawasan Perairan Sungai Musi.

Palaksa Lanal Palembang, Letkol (Mar) Amrul Ardiansyah, mengatakan, Lanal Palembang bersama jajarannya di 19 pos yang tersebar dari Mesuji hingga Jambi secara serentak melakukan aksi pembersihan sampah. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengefektifkan upaya pembersihan sungai dengan membersihkan sampah dari hulu sungai.



"Asal muasal sampah itu dari hulu, makanya kami gerakkan mulai dari Mesuji hingga Jambi dengan harapan lingkungan warga di sepanjang sungai menjadi bersih," kata Amrul usai memimpin Upacara Peringatan HPSN di Pos Lanal 1 Ilir Palembang, Jumat (22/2/2019).

Pembersihan sampah dilakukan di Sungai Musi hingga ke sejumlah anak sungai yang dekat dengan pemukiman warga. Sedikitnya tiga perahu karet TNI AL disiapkan untuk kegiatan tersebut. Tidak butuh waktu lama, puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan.

"Sebagian besar sampah dikumpulkan merupakan plastik dan kayu. Kami perkirakan sekitar 70 persen sampah merupakan sampah rumah tangga," ungkap Amrul.

Aksi peduli sampah TNI bersama warga akan dilakukan selama satu minggu penuh. Agar aksi ini dapat berdampak efektif, warga pun diimbau untuk meningkatkan kesadarannya memelihara lingkungan sekitar pinggiran sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Sampah ini bisa menjadi kawan dan bisa menjadi lawan. Sampah plastik akan menjadi lawan bila dibuang kesungai karena tidak bisa terurai dan akan merusak ekosistem. Tapi sampah juga bisa menjadi kawan saat sampah plastik diolah menjadi kerajinan daur ulang atau sampah organik dijadikan pupuk," tandasnya.
(sms)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak