alexametrics

Razia Rutan Perempuan Sukamiskin, Petugas Temukan Gunting dan Cermin

loading...
Razia Rutan Perempuan Sukamiskin, Petugas Temukan Gunting dan Cermin
Petugas menggelar razia di kamar Rumah Tahanan (Rutan) Perempuan Sukamiskin Kelas IIA Bandung, Jumat (22/2/2019). SINDOnews/Agus Warsudi
A+ A-
BANDUNG - Petugas menggelar razia di kamar Rumah Tahanan (Rutan) Perempuan Sukamiskin Kelas IIA Bandung, Jumat (22/2/2019). Petugas menemukan ada tahanan yang menyimpan gunting dan cermin.

Saat razia berlangsung, seluruh tahanan dikeluarkan dari kamar atau sel masing-masing. Tampak Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin, eks Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi Neneng Rahmi Nurlaeli, dan Kadis PMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati di antara para tahanan perempuan.

Selain untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, petugas juga mencari barang-barang yang dilarang berada di dalam rutan. Untuk razia narkoba, Rutan Perempuan Sukamiskin Bandung melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung.



"Sebelum razia narkoba dan barang lain, ada pemeriksaan urine terhadap petugas. Totalnya 47 orang. Dilanjutkan dengan razia ke kamar tahanan," kata Kepala Rutan Perempuan Bandung Lilis Yuaningsih.

Dia mengemukakan, razia dilakukan ke semua tahanan yang menempati 5 kamar dengan total 65 tahanan. Tidak ditemukan barang terlarang maupun narkotika dan psikotropika. “Cuma ada beberapa tahanan yang menyimpan gunting, cermin, dan uang Rp3.000," ujarnya.

Diketahui, tiga tersangka kasus suap perizinan Meikarta ditahan di rutan tersebut, yakni Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin, Dewi Tisnawati (mantan Kadis PMPTSP), dan Neneng Rahmi Nurlaili (mantan Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi).

"Tadi kami cek Bu Neneng. Dia dalam keadaan sehat, tidak ada keluhan apapun. Janin yang di kandungnya sehat. Saat masuk ke rutan, dia hanya bawa tas dan pakaian, tidak ada uang dan perhiasan," tutur Karutan.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak