Polisi Bakal Periksa Pemilik Pesawat Latih yang Jatuh di BSD Tangsel

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:16 WIB
loading...
Polisi Bakal Periksa...
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) akan memanggil pemilik pesawat dengan nomor PK-IFP 172 yang jatuh di BSD, Serpong, Tangerang Selatan. Foto/SINDOnews/isra triansyah
A A A
JAKARTA - Penyidik Polres Tangerang Selatan (Tangsel) akan memanggil pemilik Pesawat Tecnam P2006T komunitas Indonesia Flying Club (IFC) untuk dimintai keterangan. Pemanggilan tersebut terkait peristiwa jatuhnya pesawat tersebut pada Minggu, 19 Mei 2024.

"Polres Tangerang Selatan akan memanggil pemilik pesawat tersebut untuk menjelaskan peristiwa itu, pesawat jatuh dan memakan korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam, Selasa (21/5/2024).

Ade Ary mengatakan nanti Polres Tangerang Selatan akan menanyakan soal kepemilikan pesawat Tecnam P2006T berbadan hukum atau milik perorangan.

Baca juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Farid Korban Kecelakaan Pesawat Jatuh di BSD Tangsel

"Kita dalamin terus untuk menjalani klarifikasi untuk menjelaskan rute penerbangan, jadwal penerbangan dan sebagainya. Nanti yang menjadwalkan Polres Tangerang Selatan," ujarnya.

Mantan Kapolres Jakarta Selatan ini mengatakan, pendalaman terus dilakukan Bersama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel terkait penyebab kecelakaan.

Baca juga: KNKT Sebut Pesawat PK-IFP 172 yang Jatuh di BSD Tak Dilengkapi Black Box

"Saat ini masih dilakukan penyelidikan Polres Tangerang Selatan bekerja sama KNKT dan Pemkot Tangerang selatan untuk mengungkap penyebab kecelakaan," tuturnya.

Saat ini, penyidik masih pendalaman masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang melihat peristiwa tersebut. "Penyidik terus melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi untuk akan mengungkap kasus ini sehingga peristiwanya dapat terkuak," ungkapnya.

Sebelumnya, tiga awak pesawat meninggal dunia akibat jatuhnya pesawat dengan nomor PK-IFP 172 di Lapangan Sunburst BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis identitas tiga korban tewas tersebut, antara lain kapten pilot, kopilot, dan engineer atau teknisi. "Pilot capt. Pulu Darmawan, co-pilot Capt Suanda, dan engineer Farid Ahmad," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Berita Terkini
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved