alexametrics

Posko Kesehatan TNI Disambut Antusias Warga Perbatasan

loading...
Posko Kesehatan TNI Disambut Antusias Warga Perbatasan
Anggota TNI yang bertugas di perbatasan saat memeriksa kesehatan balita. iNews TV/Sefnat
A+ A-
NELLU - Jauhnya jarak fasilitas kesehatan dengan warga Dusun Nelu, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, membuat para balita dan ibu hamil jarang memeriksakan diri ke petugas kesehatan.

Melihat kondisi tersebut, personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat asal satuan Yonmek 741/GN yang bertugas di Pos Nelu bekerjasama dengan tim medis dari Puskesmas Manamas dan didatangkan ke Dusun Nellu.

Di Dusun Nelu, petugas kesehatan bersama tim medis dari TNI membuka pos pelayanan terpadu dan hingga selesai kegiatan, tercatat 34 orang balita dan 3 orang ibu hamil yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan itu.



Danpos Nelu, Letda Inf Deni Rahman mengungkapkan Kondisi jarak yang jauh dari Puskesmas Manamas membuat masyarakat kesulitan untuk berobat. Sehingga pihaknya berinisiatif membantu dan mendukung petugas puskesmas dalam memberi layanan kesehatan bagi ibu dan balita.

"Kami sebagai personel TNI yang sedang melaksanakan penugasan siap mendukung dan membantu Puskesmas Manamas dan masyarakat di Dusun Nelu dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera," ucap Letda Inf Deni Rahman Danpos Nelu Kipur-I.

Tiga orang personil kesehatan dari Pos Nelu yaitu Pratu Haryz Budi Santoso, Pratu Lukas Pangeli dan Pratu Ahmad Khairul Rosyikin dianggap sangat membantu tugas para bidan.

Maria Magdalena salah satu bidan Puskesmas Manamas mengaku beban tugasnya menjadi ringan karena dibantu TNI

"Saya terbantu dengan dukungan tenaga kesehatan yang dilaksanakan oleh personel kesehatan Pos Nelu. Kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan bersama dengan Puskesmas Manamas," ungkap Maria, bidan Puskesmas Manamas.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak