alexametrics

Taat Regulasi, PT NSHE Gelar Pelatihan P3K di Padangsidimpuan

loading...
Taat Regulasi, PT NSHE Gelar Pelatihan P3K di Padangsidimpuan
Pelatihan Petugas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) PLTA Batangtoru di Kota Padangsidimpuan, Rabu-Jum'at, 13 hingga 15 Februari 2019. Foto/Istimewa
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), perusahaan pengelola proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA Batangtoru) 510 MW, menggelar Pelatihan Petugas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di Kota Padangsidimpuan, Rabu-Jum'at, 13 hingga 15 Februari 2019.

Kegiatan itu sebagai bukti pihak perusahaan taat regulasi. Kepala Divisi SHE PT NSHE, Muhammad Arif Siregar didampingi Sekretaris Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada proyek PLTA Batangtoru, Yahya Siregar mengungkapkan, pelatihan itu diikuti 11 peserta yang berasal dari perwakilan pemrakarsa kegiatan dan kontraktor yang bekerja di proyek PLTA Batangtoru.

Sementara narasumber pelatihan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut dan Disnaker Tapsel serta trainer host, Syahferi Anwar. Dikatakan Muhammad Arif, pelatihan P3K tersebut merupakan program yang telah direncanakan sebagai bagian dari komitmen perusahaan guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja.



Kata Arif, dalam pembangunan PLTA itu tentunya ada resiko kerja. Apabila terjadi kecelakaan kerja, ada penanganan dan pertolongan pertama yang dilakukan sebelum dibawa ke puskesmas atau ke rumah sakit. (Baca Juga: Warga Sipirok Apresiasi Pembangunan PLTA Batangtoru)

PT NSHE selaku pemrakarsa pelatihan, terangnya, berkomitmen memenuhi regulasi aturan pemerintah sesuai yang tertuang dalam undang-undang tentang Tenaga Kerja dan aturan lainnya.

"Semua yang dipersyaratkan kita ikuti," ucap Arif.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2016 disyaratkan bahwa dalam setiap 100 pekerja ada satu orang keterwakilan yang memiliki skil akan P3K. "Dan itu sertifikasi," pungkasnya.

Materi dalam pelatihan tersebut di antaranya, bagaimana penanganan atau pertolongan pertama bila terjadi kecelakaan tenaga kerja, sebelum dibawa ke puskesmas ataupun rumah sakit.

Ini merupakan tindaklanjut dari program pembentukan struktur K3 umum setelah ahli K3 umum di proyek PLTA Batangtoru dilantik beberapa waktu lalu.

Pihak kontraktor ikut menjadi peserta dalam pelatihan tersebut sebagai langkah PT NHSE untuk memastikan bahwa para kontraktor yang bekerja di proyek PLTA Batangtoru juga mematuhi regulasi aturan yang ada. (Baca Juga: Studi Mikro Seismik PLTA Batangtoru Telah Selesai Dilakukan)

Kepala UPT Wilayah V Disnaker Provinsi Sumut melalui Kaseksi K3, Ali S Pane mengapresiasi pelaksanaan pelatihan petugas K3 tersebut. Ini menunjukkan komitmen atas kepatuhan perusahaan terhadap regulasi aturan ketenagakerjaan yang diterbitkan pemerintah.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak