alexametrics

Polisi Diraja Malaysia Kirim Sampel Sidik Jari Korban Mutilasi ke Indonesia

loading...
Polisi Diraja Malaysia Kirim Sampel Sidik Jari Korban Mutilasi ke Indonesia
Sample sidik jari potongan jasad termutilasi yang ditemukan di Sungai Baloh, Negara Nagian Selangor, Malaysia, dikirim ke Indonesia oleh Polisi Diraja Malaysia. Foto/Dok/Istimewa
A+ A-
BANDUNG - Sampel sidik jari potongan jasad termutilasi yang ditemukan di Sungai Baloh, Negara Nagian Selangor, Malaysia, dikirim ke Indonesia oleh Polisi Diraja Malaysia. Sidik jari tersebut untuk dicocokkan dengan sidik jari Ujang Nuryanto (37) dan Ai Munawaroh (22).

Sebab jasad termutilasi tanpa kepala itu, diduga sebagai Ujang Nuryanto dan Ai Munawaroh. Saat ini, keluarga dan kuasa hukumnya masih menunggu kepastian identitas korban dari pencocokan sidik jari tersebut. (Baca juga; Kuasa Hukum Duga Korban Mutilasi di Malaysia Dihabisi Pembunuh Bayaran)

"Hasil pencocokan sidik jari biasanya cepat keluar. Sidik jari mayat termutilasi dicocokan dengan data di Indonesia melalui data yang ada di Kepolisian kita (Indonesia). Kami masih menunggu hasil pencocokan sidik jari dan tes DNA yang diperkirakan memakan waktu dua sampai tiga minggu ke depan," kata Deki Rusdianto, kuasa hukum keluarga Nuryanto, Kamis (14/2/2019).



Validitas sidik jari korban, akan dilengkapi dengan tes DNA terhadap keluarga korban. Dalam hal ini adalah diambil dari Pupu, adik kandung Nuryanto. "Jadi untuk benar-benar memastikan dan lebih akurat bahwa itu (jasad termutilasi) adalah Nuryanto, maka dilakukan tes DNA," ujarnya.

Setelah identitas jasad termutilasi diketahui, tutur Deki, jenazah bisa dimakamkan. "Saat ini (dua jasad termutilasi) masih di kamar mayat di salah satu RS di Malaysia. Setelah pencocokan sidik jari dan tes DNA selesai, jenazah bisa dibawa pulang," ungkap Deki.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak