alexametrics

Aktivitas Gunung Sinabung Tenang, Warga Diminta Tetap Jauhi Radius 7 Km

loading...
Aktivitas Gunung Sinabung Tenang, Warga Diminta Tetap Jauhi Radius 7 Km
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo,Sumatera Utara, terpantau stabil dan tenang setelah meletus dahsyat selama dua hari berturut-turut pada pertengahan 2018. Foto/Istimewa
A+ A-
KARO - Aktivitas kegempaan dan erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terpantau stabil dan tenang setelah meletus dahsyat selama dua hari berturut-turut pada pertengahan 2018.

Bahkan dalam waktu dekat, status awas level IV Gunungapi tertinggi di Sumatera Utara (Sumut) akan diturunkan menjadi siaga level III. Kepala PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung, Armen Putra mengatakan, dengan penurunan level ini, status Gunung Sinabung otomatis berubah dari awas menjadi siaga.

"Sampai saat ini belum ada erupsi susulan lagi. Terakhir Gunung Sinabung erupsi dua hari pasca-Lebaran tahun lalu. Sejak saat itu hingga hari ini, Gunung Sinabung tidak pernah lagi erupsi. Bahkan kondisinya relatif sangat tenang," terangnya saat dikonfirmasi, Kamis (14/2/2019).



Armen mengatakan, pihaknya masih melakukan evaluasi baik kegempaan dan aktivitas lava gunung itu. "Sesuai hasil evaluasi, kemungkinan besar dalam waktu dekat ini status Gunung Sinabung dari awas level IV akan turun menjadi siaga level III. Tapi kami juga masih melakukan evaluasi secara menyeluruh. Apalagi sampai hari ini, aktivitas kegempaan Sinabung relatif sangat rendah," ungkapnya.

Namun begitu, Armen tidak dapat memastikan apakah Gunung Sinabung benar-benar sudah berhenti erupsi atau tidak. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat/pengunjung agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km untuk sektor Utara -Barat, 4 km untuk sektor Selatan - Barat, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan - Tenggara, didalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara - Timur serta didalam jarak 4 km untuk sektor Utara -Timur.

Selain itu, masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar mewaspadai potensi banjir lahar terutama pada saat terjadi hujan lebat.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak