Pendiri Taman Anak Pesisir Berharap MNC Peduli Bisa Bangkitkan Semangat Literasi
Jum'at, 17 Mei 2024 - 14:21 WIB
loading...
MNC Peduli menyalurkan buku bacaan kepada siswa di Taman Anak Pesisir, Jalan Manunggal 7, RT 06/04, Cilincing, Jakarta Utara, dalam rangka Hari Buku Nasional. Foto/Jonathan Simanjuntak/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - MNC Peduli menyalurkan buku bacaan kepada siswa di Taman Anak Pesisir, dalam rangka Hari Buku Nasional, Kamis (16/5/2024). Pendiri Taman Anak Pesisir, Aceng Gimbal berharap, kepedulian MNC Peduli ini bisa membangkitkan gerakan literasi.
Menurutnya gerakan MNC Peduli yang peka terhadap literasi, akan menumbuhkan minat baca anak semakin meluas. Sehingga kata dia, hal ini pun meningkatkan minat baca di Indonesia.
"Intinya senang banget dengan kehadiran MNC Peduli. Mudah-mudahan ini meluas dan berbuat baik kepada siapa pun sehingga manfaatnya dirasakan di seluruh Indonesia," kata Aceng.Baca juga: Peringati Hari Buku Nasional, MNC Peduli Bagikan Buku di Taman Anak Pesisir
Aceng pun berterima kasih kepada MNC Peduli yang sudah menyalurkan buku bacaan kepada siswa didiknya, dalam rangka Hari Buku Nasional.
"MNC Peduli memberikan 100 buku kepada rumah baca kita ini yang memang buku-buku kita sudah mulai berkurang karena waktu itu kena ujan badai, kena angin, hujan dan kan ini enggak ada tutupnya, jadi banyak yang hilang juga," ungkap Aceng.
Menurutnya gerakan MNC Peduli yang peka terhadap literasi, akan menumbuhkan minat baca anak semakin meluas. Sehingga kata dia, hal ini pun meningkatkan minat baca di Indonesia.
"Intinya senang banget dengan kehadiran MNC Peduli. Mudah-mudahan ini meluas dan berbuat baik kepada siapa pun sehingga manfaatnya dirasakan di seluruh Indonesia," kata Aceng.Baca juga: Peringati Hari Buku Nasional, MNC Peduli Bagikan Buku di Taman Anak Pesisir
Aceng pun berterima kasih kepada MNC Peduli yang sudah menyalurkan buku bacaan kepada siswa didiknya, dalam rangka Hari Buku Nasional.
"MNC Peduli memberikan 100 buku kepada rumah baca kita ini yang memang buku-buku kita sudah mulai berkurang karena waktu itu kena ujan badai, kena angin, hujan dan kan ini enggak ada tutupnya, jadi banyak yang hilang juga," ungkap Aceng.
Lihat Juga :