alexametrics

Terlibat Pidana, Tahanan Ini Nikahi Kekasih di Penjara

loading...
Terlibat Pidana, Tahanan Ini Nikahi Kekasih di Penjara
Ada yang menarik di Polres Lubuk Linggau pada Minggu (10/2/2019). Seorang tersangka yang mendekam di balik jeruji besi Mapolres menikahi pujaan hatinya. iNews TV/Era
A+ A-
LUBUKLINGGAU - Ada yang menarik di Polres Lubuk Linggau pada Minggu (10/2/2019). Seorang tersangka yang mendekam di balik jeruji besi Mapolres menikahi pujaan hatinya. Akad nikah yang dilaksanakan di ruang tahanan itu berlangsung haru dan di saksikan keluarha kedua mempelai.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono didampingi Kasi Propam Iptu Awaludin membenarkan adanya seorang tahanan Polres Lubuk Linggau melaksanakan akad nikah.

"Benar, kami telah menyaksikan dan mengamankan prosesi akad nikah antara Ferlando (27) yang merupakan tahanan Polres Lubuk Linggau dengan pujaan hatinya bernama Irama Yaopa (24) warga perumnas Nikan Kota Lubuk Linggau," katanya.

Diketahui bahwa tersangka Ferlando saat ini sedang menjalani proses hukum terkait kasus pidana yang dilakukannya sebagaimana Pasal 351 KUHPidana. Namun dalam pelaksanaan pernikahan, itu merupakan Hak sipil setiap warga sehingga diperbolehkan pelaksanaannya walau diruang tahanan sekalipun. Tetapi dalam pelaksanaannya, kedua belah pihak harus mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Polres Lubuk Linggau secara administratif.

"Menikah itu kan salah satu ibadah, saya kira setiap tahanan memiliki hak untuk melaksanakan ibadah termasuk menikah, namun untuk pelaksanaan malam pengantin mungkin tidak bisa kita penuhi mengingat aturan KUHAP tentang hak-hak tersangka, tidak mengatur tentang itu," jelas Kapolres

Selanjutnya, Kapolres menambahkan semoga dengan dilaksanakan Pernikahan ini, Ferlando dapat menyadari kesalahannya sehingga dalam mengikuti proses hukum yang menjeratnya dapat lebih tenang dan ikhlas.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak