alexametrics

DPT Pilgub Jabar ke Pemilu di Pangandaran Naik Hingga 8.942

loading...
DPT Pilgub Jabar ke Pemilu di Pangandaran Naik Hingga 8.942
Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari Pemilihan Gubernur Jawa Barat ke Pemilihan Umum Serentak yang bakal digelar Rabu (17/4/2019) di Kabupaten Pangandaran mengalami kenaikan. SINDOnews/Syamsul
A+ A-
PANGANDARAN - Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari Pemilihan Gubernur Jawa Barat ke Pemilihan Umum Serentak yang bakal digelar Rabu (17/4/2019) di Kabupaten Pangandaran mengalami kenaikan.

Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran Muhtadin mengatakan, kenaikan DPT dari Pilgub Jabar ke Pemilu Serentak mencapai 8.942 jiwa. "Sejak menjadi Kabupaten, Pangandaran sudah 2 kali menyelenggarakan Pemilu, dari Pemilu ke Pemilu, DPT terus mengalami kenaikan," kata Muhtadin.

Pada penyelenggaraan Pemilu pertama yaitu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di tahun 2015, jumlah DPT tercatat 308.663.



Pada penyelenggaraan Pemilu ke dua yaitu Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di tahun 2018 jumlah DPT tercatat 311.176. "Kenaikan DPT dari Pemilu 2015 ke Pemilu 2018 tercatat 2.513 jiwa," tambahnya.

DPT untuk Pemilu Serentak 2019 Muhtadin menjelaskan tercatat 320.118 jiwa, artinya ada kenaikan DPT yang sangat signifikan dari Pilgub Jabar ke Pemilu Serentak mencapai 8.942 jiwa. "Hingga kini, kami belum menemukan penyebab kenaikan DPT dari Pemilu ke Pemilu di Pangandaran," jelas Muhtadin.

Dari DPT disetiap Pemilu, Muhtadin memaparkan, tingkat partisipasi masyarakat menyalurkan hak pilih termasuk kategori baik. "Pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati di tahun 2015 partisipasi hak pilih mencapai 77,94% dan pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di tahun 2018 partisipasi hak pilih mencapai 79,04%," paparnya.

Pada Pemilu Serentak 2019 mendatang, dari jumlah DPT 320.118, KPU Pangandaran menargetkan partisipasi masyarakat mencapai 79,89%. "Target partisipasi Kabupaten 79,89% sedangkan target partisipasi nasional 77,5%," terangnya.

Jika target Kabupaten 79,89% dengan DPT 320.118, artinya pemilih yang menyalurkan hak pilih harus mencapai 255,743 jiwa yang menyalurkan hak pilih. Sedangkan jika ditargetkan dengan target partisipasi nasional, dari DPT 320.118, hak pilih yang menyalurkan suara harus mencapai pada angka 248.092 jiwa.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak