alexametrics

Cuaca Terik, Lahan Terbakar di Gunung Kijang Sulit Dipadamkan

loading...
Cuaca Terik, Lahan Terbakar di Gunung Kijang Sulit Dipadamkan
Panas terik menjadi penyebab sulitnya petugas memadamkan kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Foto/Novel M Sinaga
A+ A-
BINTAN - Panas terik matahari yang terjadi sepanjang hari, Selasa (5/2) di wilayah Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) menyebabkan api yang membakar lahan di area sekitar Jalan Wisata Bahari, arah kawasan wisata pantai Trikora sulit dipadamkan petugas.

Pantauan di lokasi, kebakaran lahan yang terjadi sejak pagi belum bisa dipadamkan hingga menjelang petang oleh petugas dan dibantu masyarakat sekitar. Api semakin merambat menyebabkan kebakaran lahan semakin meluas, terlebih lahan yang dipenuhi rumput ilalang telah mengering. Akibatnya, asap pun mengepul dan menutupi ruas jalan di sekitar lokasi lahan yang terbakar.

Kebakaran yang terjadi ini merupakan kali kedua di sepanjang jalan menuju Trikora. Sebelumnya, hampir 8 hektare lahan di kawasan arah Trikora ludes dilalap api. Kondisi itu membuat petugas gabungan esktra kewalahan. (Baca Juga: Kebakaran 124 Hektare Hutan dan Lahan Riau Belum Tertangani)



"Betul betul kewalahan, sejak jam 10 pagi hingga sudah sore ini kami masih di lokasi," ujar Buang Mustafa, personel Damkar Toapaya di lokasi.

Kepala UPT Damkar Toapaya Nurwendi mengatakan, ada tiga titik lokasi kebakaran yang terjadi dengan lokasi yang berpencar pencar. (Baca Juga: Kebakaran Lahan dan Hutan di Rohil Capai 82 Hektare)Pantauan di lapangan, para petugas kesulitan untuk memadamkan api secara keseluruhan kerena luas dan banyaknya jumlah titik api di lokasi yang cepat menyebar. Kondisi cuaca pun menjadi salah satu faktor penyebab petugas sulit memadamkan api.Dimana kondisi saat kebakaran terjadi disertai angin kencang yang menyebabkan api cepat merambat ke lahan sekitar yang ditumbuhi ilalang dan dahan kering.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak