Kisah Tragis di Balik Kejayaan Majapahit: Bencana Alam, Kelaparan, dan Kematian Hayam Wuruk

Senin, 13 Mei 2024 - 06:32 WIB
loading...
Kisah Tragis di Balik...
Bencana kelaparan konon pernah melanda Kerajaan Majapahit. Bahkan bencana kelaparan ini konon sampai memakan korban jiwa. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Bencana kelaparan konon pernah melanda Kerajaan Majapahit . Bahkan bencana kelaparan ini konon sampai memakan korban jiwa. Bencana kelaparan itu konon muncul seusai Raja Hayam Wuruk turun dan mewariskan tahtanya ke Wikramawardhana, di tahun 1390 hingga 1428.

Konon setelah itu serangkaian bencana alam, pemberontakan, dan peperangan menerjang Majapahit seusai Hayam Wuruk turun. Peristiwa pertama tentu perang saudara pertama yang terjadi di Majapahit antara Wikramawardhana Majapahit Barat dan Bhre Wirabhumi dari Majapahit Timur dalam perang Paregreg di tahun 1404.

Gejolak dari Perang Paregreg ternyata tidak hanya menimbulkan korban harta, benda, dan nyawa. Bahkan kerugian besar yang sangat luar biasa dialami Kerajaan Majapahit. Dikutip dari "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada", menyatakan beberapa daerah kekuasaan Majapahit yang berada di luar Jawa melepaskan diri satu per satu.

Di sisi lain, pemerintahan Wikramawardhana menanggung utang ke Kaisar Dinasti Ming dari Cina kala itu. Hal ini terjadi karena saat terjadi penyerbuan ke Majapahit Timur, 170 anak buah Cheng-ho ikut terbunuh. Padahal saat itu, Cheng-ho tengah menjadi duta besar di Jawa.

Baca Juga: Kisah Runtuhnya Kejayaan Majapahit Setelah Gajah Mada Mangkat

Menurut Kronik China tulisan Ma-huan (sekretaris Cheng-ho), Wikramawardhana dituntut untuk membayar denda pada kaisar sebesar 60.000 tahil. Namun sampai tahun 1408, Wikramawardhana baru dapat mengangsur 10.000 tahil. Lantaran kasihan, Dinasti Ming membebaskan hutang itu.

Selain Perang Bubat, Perang Paregreg, dan kudeta yang mencitrakan gejolak politik di Majapahit, berbagai macam bencana tampaknya menjadi fenomena atas masa surutnya kerajaan saat dipimpin oleh Wikramawardhana tahun 1390 - 1428 Masehi.

Bencana kelaparan menjadi salah satu bencana yang sampai mengakibatkan suami Tribhuwana Tunggadewi, atau ayah dari Hayam Wuruk, yang pernah menjabat raja yakni Bhre Tumapel atau Kertawardhana Bhre Tumapel meninggal dunia pada 1427.

Serangkaian bencana alam mulai dari gempa bumi dan gunung meletus semasa pemerintahan Dyah Kertawijaya (1447-1451). Pada masa pemerintahan Dyah Kertawijaya, Majapahit pula diwarnai dengan peristiwa pembunuhan penduduk Tidung Gelating oleh Bhre Paguhan (putra Bhre Tumapel).
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Ketua DPKLTS Dorong...
Ketua DPKLTS Dorong Pemulihan Hutan dan DAS demi Tekan Risiko Bencana di Jabar
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Aceh Terus Dipercepat, Layanan Publik di 10 Wilayah Kembali Normal
Data Terkini Pengungsi...
Data Terkini Pengungsi Bencana Sumatera, 12.994 Orang Masih Tinggal di Tenda
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved