alexametrics

2 Warga Riau Meninggal Dunia Karena DBD

loading...
2 Warga Riau Meninggal Dunia Karena DBD
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Riau mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
PEKANBARU - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Riau mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Bahkan tahun ini, tercatat dua warga meninggal dunia akibat gigitan nyamuk aedes aegypti.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, kasus kematian akibat DBD ada dua wilayah yakni Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Kota Dumai. Dua korban meninggal anak yang bayi dan satu lagi anak berusia 14 tahun.

"Satu meninggal dunia warga Inhu berusia 14 tahun sedangkan yang di Dumai anak usia 7 bulan. Semua berjenis kelamin laki laki, " kata Mimi Yuliani Nazir Jumat (1/2/2019). (Baca Juga: DBD di Sumba Timur Mewabah, Tiga Orang Meninggal)



Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat ada 256 kasus. Kasus paling banyak ditemukan di Kabupaten Inhu dengan jumlah 73 kasus. Kabupaten Inhu merupakan salah satu kasus yang ditemukan kematian.

"Di Inhu ini kasus terbanyak DBD. Padahal dalam periode yang sama di 2018, tidak ada kasus DBD," imbuhnya. (Baca Juga: Januari, 220 Warga Banten Terjangkit DBD, 3 Meninggal)

Kasus tertinggi kedua DBD ada di Kabupaten Bengkalis dengan jumlah 41. Kemudian di Kota Pekanbaru Ibukota Riau ada 30 kasus dan Kabupaten Siak ada 24 kasus.

Dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau, angka kasus DBD mengalami kenaikan. Hanya Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang mengalami penurunan DBD dibanding dengan Januari 2018.

"Untuk Januari 2018 jumlah kasus hanya 97 sementara tahun ini meninggat menjadi 256 kasus," imbuhnya.

Dengan adanya peningkatan kasus DBD, dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Riau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan diminta untuk melakukan sosialisasi secara intensif. "Kepada warga kita minta untuk lebih memperhatikan lingkungan, terutama genangan air tempat nyamuk aedes berkembang," pintanya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak