alexametrics

Soal Limbah Medis Puskesmas, Ini Kata Wakil Bupati Pangandaran

loading...
Soal Limbah Medis Puskesmas, Ini Kata Wakil Bupati Pangandaran
Tampak kondisi limbah medis Puskesmas di Pangandaran. SINDOnews/Syamsul
A+ A-
PANGANDARAN - Belum tersedianya tempat penyimpanan sementara limbah medis di setiap Puskesmas di Kabupaten Pangandaran di komentari Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari. "Penanganan limbah medis harus serius karena masuk pada limbah bahan beracun dan berbahaya(B3)," kata Adang, Jumat (1/2/2019).

Adang mengimbau, penyimpanan limbah B3 di setiap Puskesmas harus berdasarkan standar oprasional prosedur (SOP) yang berlaku. "Jangan sampai limbah medis menjadi persoalan di lingkungan Puskesmas sehingga menimbulkan keresahan ke masyarakat," tambahnya.

Adang tidak menghendaki penyimpanan limbah medis sementara disimpan hanya dalam karung atau dus tanpa mengindahkan aturan yang telah ditentukan. "Selain persoalan limbah medis kami juga berharap fasilitas dan sarana di setiap Puskesmas di Kabupaten Pangandaran dilengkapi," tutur Adang.



Adang berpesan, proritas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Pangandaran dalam bidang kesehatan harus terus ditingkatkan. "Setiap Puskesmas harus memaksimalkan pelayanan bagi disabilitas dan ada ruang layak anak juga pelayanan untuk lansia," papar Adang.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak