alexametrics

Durian Rp14 Juta Dinilai Hanya Strategi Marketing Harga Saja

loading...
Durian Rp14 Juta Dinilai Hanya Strategi Marketing Harga Saja
Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Prof. Dr. Kartawan. SINDOnews/Jani
A+ A-
TASIK MALAYA - Hebohnya pemberitaan tentang Durian seharga Rp 14 juta di Plaza Asia Tasikmalaya dinilai sebagai strategi penetapan harga saja.

Dalam dunia marketing, tidak aneh lagi dengan strategi tersebut dengan sasaran "Irrasional Consumer" atau konsumen-konsumen yang tidak berpikir lagi untuk membelanjakan uangnya.

"Ya dalam marketing dikenal tentang strategi penetapan harga dimana harga ditetapkan sangat tinggi. Bagi orang biasa pasti dianggap aneh," kata Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Prof. Dr. Kartawan, Selasa (29/1/2019).



Menurut Kartawan, tujuan penetapan harga yang sangat tinggi sama saja dengan tujuan penjualan bagaimana memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Namun yang jadi sasaran bagi orang yang kelebihan uang sehingga dengan membeli durian tersebut, gengsinya naik.

"Biasanya orang tersebut orang yang kelebihan uang. Kalau membeli barang mahal, gengsi dan kelas ekonominya juga akan dipandang tinggi," ujarnya.

Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah Tasikmalaya ini pun membeberkan tiga strategi penetapan harga yakni pertama, dijual harga murah dan disimpan diemperan toko, dengan tujuan mencari keuntungan dari omset yang banyak. Meski harga satuan kecil, tapi secara omset besar.

Kedua dijual di toko atau super market dengan harga standar yang ditujukan bagi konsumen kelas menengah. Serta yang ketiga seperti Durian Rp 14 juta itu dikemas berbeda tapi ditetapkan harga setinggi-tingginya.

"Nah ini yang sasarannya irrasional consumer tadi yaitu orang yang sudah bingung membelanjakan uang, tidak berpikir apa-apa sehingga hobknya membeli yang paling mahal," tutur Kartawan.

Dari strategi penetapan harga tadi, kata Kartawan, pemilik tempat penjualan Plaza Asia juga mendapat keuntungan besar. Orang yang dulunya tidak tahu Plaza Asia menjadi tahu karena hebohnya pemberitaan.

"Bagi orang Tasik tentu tahu Plaza Asia. Tapi bagi orang luar sedikit sekali tahu. Ketika berita ini heboh se-Indonesia, publik jadi tahu nama Plaza Asia Tasikmalaya," ucapnya.

Sebelumnya sejak Minggu, 27 Januari 2019, publik di hebohkan dengan adanya Durian seharga Rp 14 juta di Plaza Asia Tasikmalaya. Menurut Kepala HRD, Ferry Nandang Yogaswara, durian tersebut sebanyak empat buah dan sudah habis dijual.

Setelah durian itu ludes terjual, kini muncul Bibit Durian ditempat penjualan durian tadi yang harganya antara Rp 800 ribu sampai Rp3,5 juta.
(nag)
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak