alexametrics

1.674 Mahasiswa Unima Disebar ke Berbagai Daerah di Sulut

loading...
1.674 Mahasiswa Unima Disebar ke Berbagai Daerah di Sulut
Para pemateri usai memberikan pembekalan kepada 1.674 mahasiswa. Foto/Istimewa
A+ A-
TONDANO - Universitas Negeri Manado (Unima) menurunkan 1.674 mahasiswa ke beberapa daerah yang tersebar pada seluruh daerah di Sulawesi Utara (Sulut). Pembekalan terhadap mahasiswa sendiri telah dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unima pada Senin, 28 Januari 2019 di Auditorium Unima Tondano.

Menurut Ketua LPPM Unima, Prof Dr Revolson Mege, MS mahasiswa yang akan mengaktualisasikan ilmunya di desa-desa dan kelurahan-kelurahan semuanya ada 1.674 mahasiswa.

“Mereka akan tersebar di seluruh daerah Sulut. Mereka terdiri dari mahasiswa Fatek 129, FMIPA 301, FIS 258, Fekon 340, FIK 132, FBS 220, dan FIP 294," kata Prof Mege dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews, Selasa (29/1/2019).



Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema "Unima Membangun Desa" itu dibuka Rektor Unima Prof Dr Julyeta PA Runtuwene, MS melalui Pembantu Rektor 1 (PR 1) Prof Dr DA Katuuk, MPd.

Pihak Unima berharap mahasiswa KKN dapat mengikuti dengan seksama supaya memahami benar makna KKN dan dapat mengaktualisasikan ilmu pengetahuan yang didapat di kampus kepada masyarakat.

"Unima membangun desa berarti bahwa mahasiswa Unima akan membangun desa. Membangun desa atau daerah yang menjadi tempat pelaksanaan KKN. Mengaktualisasikan ilmu di desa, menjaga citra diri dan nama baik Unima. Oleh karena itu, perlu dengan saksama memahami pembekalan ini supaya tidak keliru," ungkap Katuuk.

Pembekalan KKN Unima menghadirkan beberapa tokoh pemateri yang sesuai dengan kompetensi masing-masing untuk membekali mahasiswa yang akan turun KKN.

Para pemateri yang hadir antara lain yang mewakili pemerintah, pihak kepolisian dalam hal ini Kapolres Minahasa, anggota legislatif, pengusaha, dan akademisi dari dalam Unima.
(sms)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak