alexametrics

Gubernur NTT Wacanakan Penutupan Taman Nasional Komodo

loading...
Gubernur NTT Wacanakan Penutupan Taman Nasional Komodo
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mewacanakan penutupan lokasi wisata Taman Nasional Komodo dari kunjungan wisatawan selama satu tahun. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) mewacanakan penutupan lokasi wisata Taman Nasional Komodo dari kunjungan wisatawan selama satu tahun. Gebrakan ini dilakukan guna meningkatkan jumlah populasi rusa yang menjadi makanan utama komodo.

“Penutupan dilakukan guna meningkatkan jumlah populasi rusa yang menjadi makanan utama komodo. Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT akan menata Taman Nasional Komodo lebih baik, sehingga habitat komodo menjadi lebih berkembang,” kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Lasikodat, Senin (21/1/2019).

Viktor Laiskodat mengatakan, kondisi habitat komodo sudah semakin berkurang serta kondisi tubuh komodo yang kecil, sebagai dampak berkurangnya rusa karena maraknya perburuan liar di dalam area taman tersebut. Karena itu, dia khawatir komodo akan saling memangsa untuk mempertahankan hidup.



“Penataan kawasan Taman Nasional Komodo dilakukan sebagai bentuk perlindungan yang dilakukan negara terhadap komodo, yang menjadi habitat langka dunia dan dilindungi dari kepunahan,” tambahnya. Sebelumnya Gubernur NTT juga berencana untuk menaikkan tarif masuk Taman Nasional Komodo bagi wisatawan.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak