alexametrics

Sering Didatangi Oknum LSM, Guru Madrasah Lapor Ke Kapolres

loading...
Sering Didatangi Oknum LSM, Guru Madrasah Lapor Ke Kapolres
Peremuan Pengurus Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya dengan Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf, di Mapolresta, Jum'at (18/1/2019). Foto/SINDOnews/Jani Noor
A+ A-
TASIKMALAYA - Sejumlah Guru yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kota Tasikmalaya mendatangi Mapolres Tasikmalaya Kota, Jum'at (18/1/2019). Mereka mengadukan sejumlah permasalahan bahwa sering didatangi oknum LSM dengan tujuan meminta sejumlah uang.

"Modusnya beragam ada yang jual foto dan pigura Presiden serta Gubernur serta menjual buku. Tapi harga sangat tidak sesuai dan sangat memberatkan," kata Ketua PGM Kota Tasikmalaya, Asep Rizal Asyari.

Menurut Rizal, komplotan oknum LSM datang secara bergerombol dengan penampilan seperti petugas lembaga penyidik korupsi. Dalam bajunya tertulis "Tipikor" dengan kartu anggota di leher mendatangi Madrasah Aliyah, Tsanawiyah dan Madrasah Ibtidaiyah.



"Mereka rata-rata berempat atau berlima dengan roda empat bertuliskan "Tipikor" juga yang langsung mendatangi ruang Madrasah dengan maksud silaturahmi," ujarnya.

Akan tetapi, kata Rizal, silaturahmi tersebut berujung penawaran foto yang sudah berpigura sebesar Rp500 ribu dan Buku Hukum dengan harga Rp3 juta.

"Tentu banyak yang keberatan tapi ada juga yang akhirnya membeli karena mungkin takut kalau didatangi pria yang mengaku dari lembaga Tipikor," tuturnya.

Rizal pun sengaja melaporkan kejadian ini ke Kapolres Tasikmalaya Kota agar mendapat perlindungan hukum serta melaporkan kejadian tersebut karena ujungnya pemerasan secara halus oleh oknum LSM.

"Ya hasilnya kami akan bekerjasama dengan Kepolisian memberikan penyuluhan hukum agar siapa saja yang pernah didatangi oknum LSM untuk berani melapor," ucapnya.

Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf sangat mengapresiasi kedatangan para pengurus PGM ini. Ia sudah menangkap arah pengaduan bahwa ada indikasi pemaksaan serta pemerasan yang menimpa Sekolah Madrasah di Kota Tasikmalaya.

Agar para guru madrasah tidak takut, tuturnya, Kepolisian Resort Kota Tasikmalaya siap bekerjasama dengan PGM menindak kasus tersebut dengan catatan disertai alat bukti yang cukup.

"Nanti kita rencanakan kunjungan ke madrasah-madrasah serta meminta segera lapor jika ada yang demikian bisa ke Mapolresta atau ke Polsek terdekat," kata Febry.

Hadir saat pertemuan tersebut selain Pengurus PGM, juga Kasat Intelkam, AKP Didik Rohim Hadi, dan Kasat Reskrim, AKP Dadang Sudiantoro.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak