alexametrics

Asyik Minum Tuak, Belasan Siswa di Sidimpuan Terjaring Polisi

loading...
Asyik Minum Tuak, Belasan Siswa di Sidimpuan Terjaring Polisi
Belasan siswa SMKN 2 Kota Padangsidimpuan digiring polisi ke sekolahnya setelah terjaring minum tuak di Pakter Sadabuan. Foto/Zia Nasution
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Belasan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) dijaring polisi saat razia pekat masyarakat di salah satu pakter tuak (kedai miras) di Jalan Merdeka, Kelurahan Sadabuan, Kota Padangsidimpuan.

Ketika dijaring, para siswa tersebut sedang asyik minum tuak menggunakan seragam sekolah. Bahkan, mereka diduga bolos sekolah demi bisa menenggak minuman keras tradisional itu.

Belasan siswa tersebut tidak bisa berkutik ketika personel kepolisian dari Polsek Hitaimbaru mendatangi tempat mereka minum tuak. Mereka tidak bisa berkilah ketika para petugas menanyakan asal sekolah.



"Jumlah siswa yang kita amankan di warung tuak itu sebanyak 11 orang," ujar Kapolsek Hutaimbaru AKP M Yusuf kepada wartawan, Rabu (16/1/2019).

Setelah dilakukan pendataan, pihak kepolisian langsung mengantar mereka ke sekolah. "Mereka langsung diserahkan ke pihak sekolah. Selanjutnya wewenang sekolah yang akan membuat kebijakan," tuturnya.

Dia menjelaskan, tindakan para siswa itu tidak bisa ditolerir, karena mereka bolos belajar dan minum tuak. Dia menyarankan kepada pihak sekolah agar maksimal mengawasi para siswa, terutama yang mengarah ke tindakan yang memabukkan.

"Saya hanya bisa menyarankan supaya pihak sekolah lebih meningkatkan pengawasan," ujarnya.

Ditanya tentang sikap kepolisian terhadap pemilik warung, laki-laki yang kerap dipanggil Ucup itu mengaku sudah melakukan pendataan.

"Kami tidak berhak untuk memberikan sanksi, karena bukan wewenang kepolisian," imbuhnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak