Tersangka Pembunuhan Wanita di Cikarang Dua Kali Beli Koper, yang Pertama Kekecilan

Jum'at, 03 Mei 2024 - 16:30 WIB
loading...
Tersangka Pembunuhan...
Konferensi pers pembunuhan wanita yang jasadnya dimasukkan ke dalam koper. FOTO/MPI/IRFAN MARUF
A A A
JAKARTA - Tersangka Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (AARN) dua kali membeli koper setelah membunuh Rini Mariany di kamar salah satu hotel di Bandung, Jawa Barat. Koper kedua dibeli karena koper pertama kekecilan.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya menyebut koper pertama yang dibeli tersangka berwarna cokelat. Namun, koper itu terlalu kecil untuk tubuh Rini Mariany.

"Tersangka keluar hotel untuk membeli koper berwarna cokelat terlebih dahulu yang ukurannya lebih kecil dari ini," ujar Twedi, Jumat, (3/5/2024).



Karena ukuran koper cokelat terlalu kecil, maka tersangka memutuskan membeli lagi yang lebih besar. Pembelian koper itu pun menggunakan uang perusahaan yang diambil tersangka dari korban.

"Tersangka keluar lagi membeli koper yang ada di depan sebagai barang bukti. Kemudian memasukkan korban ke dalam koper tersebut," ucapnya.

Tersangka membunuh Rini dengan cara membenturkan kepalanya hingga pingsan. Kemudian, membekap dan mencekiknya hingga tewas.

"Pada saat korban tidak berdaya tersangka membekap mulut, hidung sekaligus mencekik leher korban selama 10 menit sampai memastikan korban tidak bergerak lagi, korban tidak bernapas lagi," kata Twedi.

Baca juga: Terungkap! Percakapan Terakhir Tersangka dan Korban Wanita Dalam Koper di Cikarang

Jasad Rini Mariany ditemukan di dalam koper di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis, 25 April. Sehingga, polisi melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Dari hasil pendalaman, polisi akhirnya menangkap Ahmad Arif Ridwan Nuwloh yang merupakan tersangka utama di wilayah Palembang, pada 1 Mei.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved