Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi, Waspada Lontaran Batu Pijar dan Awan Panas

Jum'at, 03 Mei 2024 - 09:34 WIB
loading...
Aktivitas Gunung Ruang...
Aktivitas vulkanik Gunung Ruang tergolong masih tinggi dan berbahaya perlu diwaspadai lontaran batu pijar dan awan panas (surge) masih berpotensi terjadi. Foto/PVMBG
A A A
SITARO - Badan Geologi mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Ruang tergolong masih tinggi dan berbahaya. Oleh karena itu, perlu diwaspadai lontaran batu pijar dan awan panas (surge) yang masih berpotensi terjadi.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid melaporkan kegempaan tanggal 2 Mei 2024 sampai pukul 09.00 WITA masih didominasi oleh tremor menerus. Terekam 4 kali gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali gempa Tektonik Lokal, dan 2 kali gempa Tektonik Jauh.

“Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi pada kisaran 300 sampai 500 meter dari puncak kawah,” kata Wafid dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/5/2024).

Baca Juga: Patut Waspada, Gunung Ruang Miliki Karakter Erupsi Cepat hanya Hitungan Jam

Meski jumlah kegempaan ini terlihat menurun, namun stasiun Pos PGA Gunung Ruang (PRUA) yang terletak 5 km dari kawah aktif. Sehingga, kepekaan tidak sebaik stasiun RUA3 (1,5 km dari kawah aktif) dan RAPS (2,7 km dari kawah aktif) yang terletak di Pulau Gunung Ruang.

Kedua stasiun tersebut telah rusak pasca erupsi 17 April 2024 dan 30 April 2024.“Selain itu, asap masih teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 500 sampai 700 m di atas puncak, hal ini masih mengindikasikan aktivitas Gunung Ruang masih tinggi,” katanya.

Wafid mengatakan potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan awan panas, lontaran material pijar, dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang.

Selain itu, masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang yang berada dalam radius 7 km agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 7 km. “Masyarakat di Pulau Tagulandang agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar dan awan panas,” katanya.



Wafid mengatakan saat ini Gunung Ruang masih berstatus level IV atau awas. Sehingga, masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung atau wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 7 km dari pusat kawah aktif Gunung.

“Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernapasan,” imbaunya.

Sementara itu, sejarah erupsi Gunung Ruang tercatat sejak 1808 dan memiliki interval erupsi berkisar antara 1 hingga 30 tahun.

Erupsi terakhir, sebelum kejadian erupsi di tahun 2024, terjadi pada tahun 2002 yang merupakan erupsi eksplosif disertai awan panas dan mengakibatkan kerusakan lahan dan pemukiman serta mengharuskan pengungsian penduduk.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Singapura Sampaikan...
Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
Bandara Frans Seda Maumere...
Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Imbas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rekomendasi
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Berita Terkini
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Infografis
Waspada, Berikut 5 Makanan...
Waspada, Berikut 5 Makanan Khas Lebaran Tinggi Kolesterol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved