alexametrics

Ekspedisi Warga Anak Dalam, Danrem Terima 3 Senjata Rakitan

loading...
Ekspedisi Warga Anak Dalam, Danrem Terima 3 Senjata Rakitan
Danrem 042 Gapu Kolonel Inf Dany Budiyanto terima senjata rakita dari Suku Anak Dalam. Foto/Istimewa
A+ A-
BATANGHARI - Setelah lepas star di Lapangan Pauh, Kecamatan Sarolangun, Jambi Danrem 042 Gapu Kolonel Inf Dany Budiyanto langsung bergerak menuju desa jelutih di kawasan PT Wahana Perintis yang bergerak di bidang perkebunan.

Danrem 042 Gapu kemudian menemukan satu kelompok suku anak dalam (SAD) kelompok Temenggung Menti yang bermukim di kawasan konsensi milik perusahaa. Di sana juga ditemukan sedikitnya 35 kepala keluarga yang ikut bekerja mengisi polybag dan diupah Rp150 per bijinya oleh perusahaan.

"Kami numpang bermukim di sini sembari bekerja mengisi polibag, Dan setiap satu polibag di upah Rp 150" jelas Menti temenggung yang dijumpai, kemarin.



Untuk menyambung hidup menurut Menti, anggota kelompoknya harus memakan umbi-umbian dan jika ada sedikit uang maka baru akan membeli beras.

"Lebih banyak makan ubi-ubian, kalau ada uang baru makan nasi dan saya sangat senang dapat dikunjungi "Rajo Tentro jambi", dengan bantuan sembako dan perobatan anggota saya sangat senang sekali," tuturnya.

Sementara itu Betilang, Ngelas dan Ngumbang anggota Temenggung Menti,Sedikitnya menyerahkan tiga pucuk senjata api rakitan yang selama ini di pergunakan untuk berburu.

"Ini kami serahkan untuk rajo tentro jambi,Selama ini kami gunakan untuk berburu"Pungkas Betilang.

Sementara itu, Danrem 042 Garuda Putih Kolonel Inf Dany Budiyanto mengatakan, pihaknya nanti akan meneruskan keluh kesah warga SAD yang ditemuinya kepada pemerintah.

"Inilah salah satu tujuan ekspedisi ini, kita mendengarkan dan melihat langsung kondisi warga SAD, nanti akan kita sampaikan keluh kesah mereka ini kepada pemerintah setempat" jelas Dany.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak