alexametrics

Seorang Warga Tewas saat Ada Penggerebekan Narkoba oleh Polisi

loading...
Seorang Warga Tewas saat Ada Penggerebekan Narkoba oleh Polisi
Polsek Medan Timur melakukan penggerebekan terhadap pengguna narkoba di Jalan Ampera III, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Senin (7/1/2019) malam. SINDOnews/Andi
A+ A-
MEDAN - Polsek Medan Timur melakukan penggerebekan terhadap pengguna narkoba di Jalan Ampera III, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Senin (7/1/2019) malam. Dalam penggerebekan tersebut seorang dikabarkan ada seorang meninggal dunia.

Informasi yang diperoleh, korban yang meninggal diketahui bernama Gazali (67) warga Jalan Ampera III. Saat penggerebekan berlangsung, korban tengah berusaha menahan anaknya yang hendak dibawa polisi.

Menurut penuturan anak korban, Saleh (26) ayahnya sempat didorong oleh dua orang personel Polsek Medan Timur yang melakukan penggerebekan di lokasi. "Mereka menggerebek narkoba sore sampai malam hari," ujarnya.



Menurutnya, Polisi yang melakukan penyisiran, sempat mengamankannya dengan tuduhan melakukan pelemparan batu ke arah petugas. "Saya dituduh melempari polisi, kemudian saya dibawa," ungkapnya.

Selanjutnya, korban yang melihat anaknya dibawa, spontan berupaya membebaskan anaknya yang telah dipegang polisi. "Saat itulah ayah saya didorong oleh dua orang polisi. Begitu jatuh dia sempat duduk, dan wajahnya biru," tuturnya.

Melihat kondisi korban sudah sekarat, warga yang ramai langsung membawa korban ke Rumah Sakit Imelda Jalan Bilal Medan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan."Kami tak terima kejadian ini, kami keluarga akan mengadu ke Propam Polda," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin membantah korban Gazali meninggal karena didorong saat penggerebekan. "Gak ada didorong dan bukan karena didorong. Dari keterangan warga, korban ada riwayat sakit jantungnya," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak