alexametrics

Satgas TNI Yonmek 741 Kembali Temukan BBM Siap Edar ke Timor Leste

loading...
Satgas TNI Yonmek 741 Kembali Temukan BBM Siap Edar ke Timor Leste
Satgas pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat,Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara menemukan BBM Ilegal siap edar melalui jalan tikus ke Timor Leste. Foto/Sefnat Besie
A+ A-
KEFAMENANU - Satuan Tugas pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Barat,Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara yang bertugas di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur menemukan BBM ilegal siap edar melalui jalan tikus ke Timor Leste.

BBM jenis premium maupun solar ditemukan saat TNI melakukan patroli Rutin di sepanjang garis perbatasan darat antara wilayah Desa Napan NTT dengan batas darat Distrik Oekusi Timor Leste sekira pukul 22.46 Wita waktu setempat atau dekat areal BSP 57.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra menguraikan saat anggota dalam perjalanan menuju BSP 57 patroli berhenti karena dari salah satu anggota terdepan menemukan 18 jerigen 5 liter berisi BBM. Setelah dicek kembali ternyata anggota patroli menemukan kembali 8 jerigen ukuran 5 liter dan 1 buah jerigen ukuran 20 liter tidak jauh dari temuan pertama.



Pada lokasi kedua, TNI menemukan lagi BBM jenis premium sebanyak 17 jerigen berukuran 5 liter dan 10 jerigen solar dengan rincian kemasan 9 jerigen berukuran 5 liter dan 1 jerigen berukuran 20 liter berisi solar.

"Jadi total keseluruhan BBM yang ditemukan di hutan dekat perbatasan sebanyak 18 jerigen BBM jenis premium dan 12 jerigen berisi solar dengan total 150 liter,” ungkap Mayor Hendra di Kefamenanu, Selasa (8/01/2019).

Menurutnya, dari hasil penelusuran di sekitar lokasi temuan, disinyalir BBM itu baru dikumpulkan oleh pemiliknya dan rencana BBM itu diperkirakan akan diselundupkan ke RDTL.

"Atas temuan itu kita akan tingkatkan operasi di sepanjang garis perbatasan," tegas Hendra.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak