alexametrics

Aksi Koboi di Konter HP, Cinta Ditolak Pistol Menyalak

loading...
Aksi Koboi di Konter HP, Cinta Ditolak Pistol Menyalak
Faktor asmara diduga menjadi latar belakang aksi koboi di konter HP. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SEMARANG - Polisi masih mendalami kasus penembakan yang terjadi di konter HP 'MJ Sel' Jalan Tambak Dalam Raya Nomor 87 Kelurahan Sawah Besar Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Diduga penembakan itu lantaran pelaku sakit hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

Pelaku yang kini menjalani pemeriksaan intensif, bernama Joko Dwi Prasetyo (23), warga Jalan Tambak Dalam 1 RT 2/3 Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Sementara wanita pujaannya tak lain adalah penjaga konter tersebut yakni Yuli Astika (21).

"Perbuatan yang dilakukan oleh pelaku diduga cintanya ditolak, dikarenakan pernah memberikan surat yang intinya korban adalah mantan pacarnya. Namun surat tersebut dikembalikan lagi," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Traitmaja, Senin (7/1/2019).



Akibat ulah pelaku, tak hanya etalase konter yang rusak karena ditembaki menggunakan senjata jenis airsoft gun GEM319. Wanita pujaannya itu sempat ketakutan karena pelaku tanpa basa-basi langsung mengeluarkan pistol dan menembaki konter hingga lima kali.

"Yuli Astika sedang menjaga konter dan tiba-tiba datang seorang laki-laki mengendarai sepeda motor. Begitu turun langsung mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah konter yang sedang dijaganya," terang dia.

Perempuan berparas manis itu lantas menyelamatkan diri dengan bersembunyi di dalam konter. Setelah dipastikan aman, warga Kauman RT 1/3 Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten itu baru keluar dari tempat persembunyian.

"Setelah kejadian dia keluar dan melihat kaca konter sudah bolong karena tembakan. Tembakan tersebut mengenai kaca dan mengakibatkan kaca etalasi konter tersebut bolong pecah," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak