alexametrics

Pulihkan Trauma Psikis Korban Longsor, Polda Turunkan 10 Polwan Cantik

loading...
Pulihkan Trauma Psikis Korban Longsor, Polda Turunkan 10 Polwan Cantik
Untuk membantu memulihkan trauma psikis korban tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Polda jabar dan Polres Sukabumi mengerahkan 10 polisi wanita (Polwan) cantik. SINDOnews/Agus Warsudi
A+ A-
BANDUNG - Untuk membantu memulihkan trauma psikis korban tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Polda jabar dan Polres Sukabumi mengerahkan 10 polisi wanita (Polwan) cantik. Mereka akan diterjunkan ke lokasi bencana di Kampung Cimaoag/Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jumat (4/1/2019).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, sepuluh Polwan itu terdiri dari, enam polwan dari Polda Jabar dan empat polwan Polres Sukabumi. Mereka memiliki kemampuan baik dalam memulihkan psikis korban bencana. "Sepuluh Polwan tersebut melaksanakan misi kemanusiaan dalam tim trauma healing bagi para korban bencana tanah longsor, khususnya kepada anak-anak," kata Truno.

Enam Polwan dari Polda Jabar tersebut, ujar Truno, dipimpin oleh Kasubbag Psipers Bag Psi Ro SDM Polda Jabar Kompol Festie Rusmayanti Psi, dengan anggota Kanit 1 Subdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKP Suryaningsih, Ipda Riskawati, Bripda Mutiara Lies Ayu Pangestu, dan Bripda Kesuma (bertugas di Dit Sabhara Polda Jabar), sert Briptu Dea Delani yang bertugas di Bag Psi Biro SDM Polda Jabar.



"Sebelum melaksanakan misi kemanusiaan tersebut, tim Trauma Healing Polda Jabar mendapat arahan dari Karo SDM Polda Jabar, Kombes Pol Bariza Sulfi dan Kabag Binops Roops Polda Jabar AKBP Barliansyah," ujar Truno.

Dalam arahannya baik Karo SDM Polda Jabar maupun Kabag Binops Polda Jabar, tutur Kabid Humas, misi kemanusia yang dilakukan harus didasari keikhlasan dan semangat, jaga kekompakan dan selalu berdoa agar selamat sampai tugas berakhir. "Tim trauma healing juga diingatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan kewaspadaan selama berada di daerah bencana," tutur Kabid Humas.

Menurut Truno, pembentukan dan penugasan tim trauma healing itu merupakan bentuk kepedulian Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto terhadap bencana alam tanah longsor yang menimpa Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi yang terjadi pada Senin 31 Desember 2018. "Sebelumnya Kapolda Jabar memberikan perkuatan personel dalam penanggulangan bencana dan mengirim bantuan berbagai kebutuhan bagi korban bencana longsor Cisolok," tutur Truno.

Diketahui, bencana tanah longsor di Cisolok menyebabkan 18 orang meninggal dunia, 15 hilang, 3 luka berat, dan 64 warga mengungsi. Sebanyak 32 rumah warga lenyap tertimbun material tanah.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak