alexametrics

Musibah Angin Kencang di Magelang Telan Korban, 1 Tewas 2 Luka

loading...
Musibah Angin Kencang di Magelang Telan Korban, 1 Tewas 2 Luka
Angin kencang yang menerjang wilayah Dusun Kelontong, Desa Jambewangi, Kecamatan Secang, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018) mengakibatkan seorang meninggal dunia karena tertimpa pohon jati yang roboh. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
MAGELANG - Angin kencang yang menerjang wilayah Dusun Kelontong, Desa Jambewangi, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018) sekira pukul pukul 12.30 WIB mengakibatkan pohon jati tumbang dan menimpa rumah Ibu Medi. Nahas salah seorang penghuni rumah, Sentut (30) tewas akibat tergencet batang pohon jati berdiameter sekitar 80 centimeter yang tumbang itu.

Tak hanya itu, dua orang penghuni rumah lainnya Serli (7) dan Ajeng (24) mengalami luka akibat tertimpa batang pohon. Sedangkan rumah tidak permanen tersebut rusak berat.

Anggota Satgas BPBD Kabupaten Magelang Nur Fauzan menuturkan, saat terjadi angin kencang, para korban dan anggota keluarga lainnya sedang berkumpul di ruang tamu rumah yang berada di area tanah irigasi. Tiba-tiba pohon jati yang tumbuh di sekitar rumah tumbang.



“Batang pohon jati berdiameter sekitar 80 centimeter tersebut langsung menimpa rumah dan penghuninya,” tuturnya.

Salah seorang penghuni tergencet dan akhirnya meregang nyawa. Dua orang anggota keluarga lainnya mengalami luka pada bagian wajah dan mata.

Evakuasi korban dan pembersihan lokasi kejadian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, PMI, PSC relawan dan masyarakat. Selanjutnya semua korban baik yang meninggal dunia maupun yang luka ke RSI Kota Magelang.

Korban tewas, Sentut merupakan anak Ibu Medi yang tinggal di Yogyakarta. Korban berada di rumah orang tuanya dalam rangka menjenguk ibunya. Saat ini Ibu Medi mengungsi di tempat tetangga, yakni Heri Suprapto.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak