alexametrics

Jadi Korban Tsunami, Satu Keluarga Ditemukan Tertimbun Reruntuhan

loading...
Jadi Korban Tsunami, Satu Keluarga Ditemukan Tertimbun Reruntuhan
Petugas gabungan membawa jenazah korban tsunami Selat Sunda yang tertimbun reruntuhan di Lampung Selatan. FOTO/iNews/HERU FULISTIAWAN
A+ A-
LAMPUNG SELATAN - Tim SAR gabungan mengerahkan 5 alat berat untuk mengevakuasi korban tsunami yang menerjang wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan. Alat berat sudah tiba di lokasi terdekat wilayah terdampak tsunami.

Selain alat berat, sebanyak 10 truk juga digunakan untuk membawa puing-puing bangunan yang menumpuk di jalanan. Pembersihan agar jalan dapat kembali digunakan untuk kepentingan evakuasi dan kelancaran transportasi bantuan.

"Pembersihan terus dilakukan. Pekerjaan lapangan dihentikan jika ada peringatan peningkatan risiko terjadinya air pasang," kata Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, Senin (24/12/2018).



Sementara itu, petugas kembali menemukan 3 jenazah yang tertimbun reruntuhan bangunan rumah di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Ketiga jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi. (Baca juga: Tsunami Selat Sunda: 281 Meninggal, Ribuan Luka-luka dan 57 Hilang)

Tiga jenazah diketahui bernama Agus Supriadi (60), Rosnawati (56), dan Maskanah (80). Mereka adalah satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan nenek.

Menurut Dedi Indra, orang tua dan neneknya tidak sempat menyelamatkan diri saat gelombang tsunami datang. Dia sangat menyesal tidak bisa menolong ketiganya karena sedang berada di rumah adik.

"Setelah tsunami saya mencari kedua orang tua dan nenek saya ke pengungsian, tapi tidak ketemu. Setelah dua hari pencarian dengan menggunakan alat berat petugas menemukan jenazah ketiganya," kata Dedi.

Untuk diketahui, ada 5 kecamatan di Lampung Selatan yang terdampak tsunami Selat Sunda. Masing-masing kecamatan Kalianda, Rajabasa, Bakauheni, Sidomulyo, dan Katibung. Jumlah warga Lampung Selatan yang meninggal dunia sebanyak 133 orang dan 268 orang luka-luka. (Baca juga: Menyusuri Way Kunjir, Desa Terparah Dihantam Tsunami Selat Sunda)
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak