alexametrics

Diduga Korupsi Pembelian Pajero, Wakil Ketua DPRD Merangin Ditahan

loading...
Diduga Korupsi Pembelian Pajero, Wakil Ketua DPRD Merangin Ditahan
Kejaksaan Negeri Merangin akhirnya menahan Isnedi salah satu unsur pimpinan DPRD Merangin yang terlibat kasus korupsi pembelian mobil Pajero Sport. iNewsTV/Nanang Fahrurozi
A+ A-
MERANGIN - Setelah dinyatakan berkas lengkap, Kejaksaan Negeri Merangin akhirnya menahan Isnedi salah satu unsur pimpinan DPRD Merangin yang terlibat kasus korupsi pembelian mobil Pajero Sport yang mengakibatkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Penahanan tersebut di lakukan setelah penyidik polres Merangin, membawa serta tersangka dan barang bukti ke kejaksaan negeri Merangin, Selasa (18/12/2018). Didampingi pengacaranya, Isnedi langsung masuk ke ruang Kasi Pidsus Kejaksaan Merangin.

Tak lama kemudian dokter dari Rumah Sakit Umum Kolonel Abunjani Bangko datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Lalu, Isnedi langsung ditahan dan menggenakan rompi tahanan. Isnedi pun langsung di bawa menuju kendaraan untuk dibawa ke Lapas Kelas II B Bangko.



Kasi Pidsus kejaksaan Merangin Johan mengatakan, pihaknya menerima pelimpahan tersangka Isnedi dan sejumlah barang bukti. Untuk sementara tersangka langsung ditahan selama 20 hari ke depan.

"Kami menerima pelimpahan berkas tersangka Isnedi yang juga salah satu unsur pimpinan DPRD Merangin. Selain tersangka kita juga mengamankan barang bukti berupa berkas berkas adminitrasi dalam perkara yang menjerat tersangka," jelas Johan.

Sementara itu, Alek Almenari, pengacara tersangka Isnedi, mengatakan pihaknya akan melakukan upaya hukum terkait dengan penahanan kliennya. "Kita akan mengajukan penahanan kepada Kejaksaan Negeri Merangin," ujarnya.

Isnedi tak memberikan tak satu pun jawaban saat ditanya wartawan. Dia hanya diam dan masuk ke dalam mobil tahanan untuk di bawa ke Lapas Kelas II B Bangko.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak