alexametrics

KAL Mapor Padamkan Kebakaran Kapal Berbendera Mongolia di Batam

loading...
KAL Mapor Padamkan Kebakaran Kapal Berbendera Mongolia di Batam
Tim PEK KAL Mapor II-4-46 sedang berusaha memadamkan api kapal MV Aventador. FOTO/IST
A+ A-
BATAM - Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapor II-4-64 berhasil memadamkan api yang membakar MV Aventador berbendera Mongolia di Perairan Batuampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (15/12/2018). Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, lima anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dari kapal.

Pemadaman bermula saat KAL Mapor II-4-46 yang sedang melaksanakan patroli di Perairan Pulau Sambu menerima informasi lewat radio VTS Batam bahwa telah terjadi kebakaran sebuah kapal di Perairan Batuampar. Berdasarkan informasi tersebut KAL Mapor II-4-46 segera memuju ke lokasi dan terlihat secara visual asap memgepul dari sebuah kapal di perairan tersebut.

Setelah KAL Mapor II-4-46 tiba pada posisi 01 09 l.872 Lintang Utara dan 103 58.619 Bujur Timur diketahui asap yang mengepul berasal dari MV Aventador yang terbakar posisi lego jangkar di Perairan Batuampar, Batam. Kebakaran tersebut terjadi di Buritan Kapal Dek II (kamar tidur ABK).



Komandan KAL MAPOR II-4-64 Kapten Laut (P) Bayu Indra Wirawan langsung memerintahkan untuk melakukan pemadam dengan mengerahkan anggota Tim Pemadam Kebakaran (PEK) menggunakan sistem hidran yang berada di atas kapal. Selang beberapa menit kebakaran di MV Aventador dapat dikuasai dan api dipadamkan.

"Tim PEK KAL Mapor II-4-46 melakukan pengecekan ke bagian dalam kapal dan mencari titik-titik api sampai dinyatakan api di MV Aventador benar-benar padam, lalu Tim PEK ditarik kembali ke kapal," kata Bayu. (Baca juga: Kapal Berbendera Mongolia Terbakar di Pelabuhan Batuampar Batam)

Setelah itu dilakukan pendataan dan diperoleh keterangan bahwa MV Aventador mempunyai ABK 5 orang Warga Negara Indonesia. Masing-masing, nahkoda kapal Ari Saputra (34), Didik Juniato (56), Satrio Nur Biantara (40), Saripuddin (40), dan Yusdiansyah (47). Kapal tersebut berbendera Mongolia dan berbobot 296 GT tanpa muatan. "Kapal lego jangkar di Perairan Batuampar dalam rangka memperpanjang dokumen dan perbaikan palka kapal," kata Bayu.

Terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Budi Cahyadi membenarkan kejadian tersebut. Kebakaran bermula saat ABK menghidupkan generator listrik, kemudian terdengar ledakan di deck 2 dan terjadi nyala api yang membakar material di sekitar generator, hingga membesar dan seluruh ruanggan deck terbakar.

"ABK berusaha memadamkan api dengan menggunakan pemadam (foam) 5 tabung habis, tapi api masih belum bisa dipadamkan. Nahkoda menghubungi VTS batam canel 16 minta bantuan," kata Budi.

Unsur-unsur SAR yag diterjunkan ke lokasi adalah Tim Rescue Pos SAR Batam 5 orang, KN Purworejo 18 orang TNI AL Kal Mapur, Ditpolair KP.Bala Dewa 8002, RIB 02, KPLP KNP. 376, KNP 330, Tubboat Angility Princes, Panindo 02, Sinergi Sakses.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak