alexametrics

Warga Sukoharjo Antusias Ikuti Pilkades Serentak 125 Desa

loading...
Warga Sukoharjo Antusias Ikuti Pilkades Serentak 125 Desa
Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat memantau pelaksanaan Pilkades serentak yang digelar di wilayahnya, Selasa (11/12/2018). FOTO/IST
A+ A-
SUKOHARJO - Minat masyarakat mengikuti pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sangat tinggi, Selasa (11/12/2018). Target 70% calon pemilih menggunakan hak suara seperti harapan pemkab setempat diprediksi tercapai.

Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho mengatakan, dari pemantauan pagi tingkat partisipasi pemilih telah mencapai 50-60%. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah sampai batas waktu pemberian suara.

"Pilkades serentak dilaksanakan di 125 desa yang ada di 11 kecamatan," kata Setyo Aji Nugroho di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (11/12/2018). Tim dari Pemkab Sukoharjo memantau langsung pelaksanaan Pilkades.



Tim I dipimpin Bupati Sukoharjo dan tim II dipimpin Ketua DPRD Sukoharjo. Pemantauan untuk melihat pelaksanaan Pilkades dari dekat. Hasilnya, proses pemungutan suara rata rata berjalan lancar.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengaku lega tingkat kesadaran masyarakat mengikuti Pilkades sangat tinggi. "Setelah proses pemungutan suara selesai, masyarakat diminta tetap tenang sampai hasil pemenang diketahui," kata Wardoyo Wijaya.

Tingginya kesadaran memilih dinilai sebuah kedewasaan masyarakat. Dengan menggunakan hak pilihnya, maka ikut serta dalam menentukan masa depan desanya. Setelah Pilkades selesai, masyarakat diminta tetap menjaga persatuan. Jangan sampai terjadi perpecahan gara-gara berbeda pilihan. Kondusivitas daerah diminta tetap dijaga dan jangan sampai terjadi kerusuhan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, masing masing pendukung calon harus sabar dan tidak boleh berbuar onar. Mereka diminta saling menjaga perasaan dan tidak boleh konvoi kendaraan saat merayakan kemenangan. Larangan konvoi sudah dikeluarkan dan berlaku untuk semua desa.

"Apabila ada praktik pelanggaran, kami akan memberikan sanksi, seperti tilang," kata Kapolres.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak