alexametrics

Salatiga Kembali Raih Predikat Kota Toleran Nomor 2 Nasional

loading...
Salatiga Kembali Raih Predikat Kota Toleran Nomor 2 Nasional
Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris bersama Sekda Fakruroji menunjukkan penghargaan kota toleran nomor dua nasional saat apel pagi di halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (10/12/2018). Foto/Istimewa
A+ A-
SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, Jawa Tengah kembali meraih predikat kota toleran tingkat nasional dari Setara Institute. Salatiga meraih posisi kedua setelah Kota Singkawang, Kalimantan Barat yang berada di posisi teratas kota paling toleran di Indonesia.

Sebelumnya, Setara Institute for Democracy and Peace telah menyerahkan dua sertifikat kota toleran secara berturut-turut kepada Pemkot Salatiga. Yakni untuk peringkat dua toleran pada 2015 dan peringkat tiga pada 2017. Penghargaan kota toleran 2018 diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Muh Haris kepada Sekda Kota Salatiga Fakruroji saat apel di halaman Pemkot Salatiga, Senin (10/12/2018).

"Berbeda dengan penghargaan sebelumnya. Kalau dulu peringkat itu disusun berdasarkan abjad urutan nama-nama. Namun sekarang ada pembobotan dan penilaian yang bersifat kuantitatif karena disitu ada angka dan skornya. Alhamdulillah kita mendapatkan nomor dua sebagai kota tertoleran dari Setara Institute dari sekian ratus kota di Indonesia," ujar Muh Haris.



Menurutnya, penghargaan ini sangat membanggakan warga Kota Salatiga. Prestasi ini bisa diraih berkat dukungan dari semua pihak, antara lain lintas agama dan masyarakat yang mampu menjaga Salatiga sebagai kota toleran.

"Sikap dan perhatian masyarakat masih sangat baik dalam hal berinteraksi, bermasyarakat, dan dalam bertoleransi beragama. Mari kita mengamalkan agama kita masing-masing dengan baik. Ini merupakan ihtiar kita bersama dalam menjaga kota ini sebagai kota toleran sehingga predikat ini bisa kita pertahankan," katanya.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto memberikan apresiasi kepada masyarakat Kota Salatiga yang telah berperan aktif dalam menjaga toleransi. "Saya selalu mengajak masyarakat untuk sadar akan hidup berdampingan, rukun dan damai. Sehingga rasa toleransi ini akan tetap tumbuh dan dapat dipertahankan terus," pungkasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak