Dewan Belum Berani Rekomendasikan Pembelajaran Tatap Muka

Senin, 17 Agustus 2020 - 15:56 WIB
loading...
Dewan Belum Berani Rekomendasikan...
DPRD Makassar belum berani untuk memberikan rekomendasi pembelajaran tatap muka di Makassar. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, masih belum mau memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk menggelar pembelajaran tatap muka.

Ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir masih enggan memberikan rekomendasi, meski telah ada tren penurunan angka penularan.

Baca Juga: 1.346 CPNS Pemkot Siap Ikut SKB, 44 Peserta Ujian di Luar Makassar

"Saya tidak berani merekomendasikan untuk melakukan sistem pembelajaran offline ( tatap muka ) resikonya masih tinggi sekali, jadi lebih baik nda usah dulu," kata legislator Golkar ini.

Selain sebagian besar wilayahnya masih zona merah, dirinya melihat kecenderungan masyarakat yang kurang disiplin juga menjadi salah satu penyebab Makassar dianggap masih sulit menerapkan pembelajaran offline.

Terlebih anak-anak dianggap paling berpotensi terjangkit atau menjadi carrier karena dianggap belum paham dengan situasi saat ini.

Lebih jauh, saat ini Wahab meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar untuk fokus pada sistem daring, karena beberapa sistem diaggap masih butuh peningkatan.

"Disdik fokus dululah sama sistem daring kita, berani saja belanjakan uang APBD kita untuk mendukung proses belajar mengajar jarak jauh itu, tidak ada yang penting selain kelancaran pendidikan anak-anak kita saat ini," katanya lagi.

Pembelajaran tatap muka sempat hangat dibicaran setelah adanya izin dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bagi zona hijau dan kuning, untuk melangsungkan pemebelajaran di kelas. Mengingat status Makassar secara keseluruhan, pemerintah kota masih belum memberikan izin untuk penerapan pembelajaran tatap muka dalam waktu dekat.

Meski demikian pemkot tetap mengkaji skema pemebelajarannya guna persiapan jika Makassar nantinya telah memasuki zona kuning. (Baca Juga: Proyek Berlanjut, Kegiatan Penimbunan Pasar Mandai Siap Dilelang)

"Belajar tatap muka di sekolah belum. Walaupun memang ada dilaksanakan tapi satu guru satu anak, itu pun di pulau," ujar Plt Kadisdik Kota Makassar Amalia Malik.

Lebih lanjut kara Amalia, nantinya sistem pembelajaran menerapkan pembatasan tertentu. Untuk SMP dibatasi maksimal empat jam dengan sistem shift. Kelas tujuh nantinya hari Senin, kelas delapan Selasa dan kelas sembilan Rabu dan diulang kembali pada Kamis, Jumat dan Sabtu begitu pula untuk SD kelas 1 dan 2 hari Senin, 3 dan 4 Selasa kemudian 5 dan 6 Rabu dan seterusnya.

"Kita masih mengkaji dan mendalami sambil melihat proses pengedalian COVID-19. Kita lihat dulu perjalanannya, jangan kita terlalu cepat," lanjut Amalia.

Baca Juga: Dewan Minta Disdik Makassar Siapkan 10 Ribu Gawai untuk Siswa Kurang Mampu
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Awas! 20 Siswa dan Guru...
Awas! 20 Siswa dan Guru di Gunungkidul Terpapar Covid-19
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
KTT ASEAN 4-7 September,...
KTT ASEAN 4-7 September, Pelajar di Jaksel dan Jakpus Belajar dari Rumah
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved