Remaja Perempuan Jadi Korban Bullying, Dikeroyok Seniornya Gegara Warung Kue Pancong Tutup

Sabtu, 13 April 2024 - 21:01 WIB
loading...
Remaja Perempuan Jadi...
Remaja perempuan di Bekasi berinisial JP (14) menjadi korban perundungan atau bullying oleh senior-seniornya. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BEKASI - Remaja perempuan di Bekasi berinisial JP (14) menjadi korban perundungan atau bullying oleh senior-seniornya. Peristiwa perundungan terjadi karena warung kue pancong tutup.

Peristiwa bermula saat JP mengunggah status dalam akun media sosialnya tengah jajan kue pancong. Unggahan itu direspons salah satu seniornya yang berinsial M.

"Ada temannya, bahasa premannya 'kakak-kakakan', komentar (unggahan korban) 'boleh itu kuenya'," kata Paman Korban Khaerul Anwar kepada wartawan, Sabtu (13/4/2024).

Baca juga: Stop Bullying Melalui Gerakan #AyoBalasBaik

Berniat baik, JP pun berniat untuk membelikan senior-seniornya itu. Keesokan harinya, JP pun mendatangi lagi warung kue pancong untuk membelikan senior-seniornya.

"Mau dibeliin ternyata warungnya tutup. Korban mengirim WA (WhatsApp, red) difotoinlah warung itu tutup," ungkap dia.

Masih berniat baik, JP kemudian mendatangi kediaman M untuk memberikan uang sebagai pengganti kue pancong yang gagal dibelikannya. Namun, niat baiknya justru malah dibalas kejam oleh para pelaku perundungan.

JP dibully sebanyak dua kali. "Kata M (saat mengantar uang) sudah telat, E (teman M) yang mukuli korban karena enggak terima karena tidak tepat waktu. Pertama (dipukuli) di rumah M," ungkap dia.

Perundungan kedua terjadi di Danau Duta Harapan, Bekasi Utara, Kota Bekasi. JP saat itu diajak main bersama teman-temannya. "Entah temannya udah sekongkol sama E, akhirnya di Danau Duta dipukul dan ditendang, digamparin," sambungnya.

Peristiwa itu, kata Anwar, juga direkam oleh teman-teman korban. JP lantas juga diancam untuk tidak melaporkan peristiwa itu. JP baru berani cerita ketika keluarganya mendapati luka-luka lebam di tubuh korban.

"Diancam pelaku untuk tidak cerita, pas Lebaran baru cerita," pungkasnya.

Keluarga akhirnya memutuskan untuk melaporkan itu ke pihak kepolisian. Adapun laporan kepolisian telah dilayangkan pada Rabu (10/4/2024).

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengaku pihaknya masih menyelidiki kasus itu. "Masih dalam penanganan penyidik," kata Firdaus.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Rekomendasi
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved