Tragis, Pria di Jakpus Tewas Terkunci dalam Freezer Mobil Pengangkut Es Krim
Jum'at, 12 April 2024 - 21:16 WIB
loading...
Pria berinisial Z (25) ditemukan tak bernyawa dalam keadaan terkunci di dalam freezer mobil pengangkut es krim di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2024) malam. Foto/MPi
A
A
A
JAKARTA - Pria berinisial Z (25) ditemukan tak bernyawa dalam keadaan terkunci di dalam freezer mobil pengangkut es krim di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2024) malam.
“Saksi A mengatakan, korban sebelumnya memang sering ngadem di kabin belakang yang dipakai untuk menyimpan es krim, sehingga diduga korban terkunci di dalam karena pintu mengunci secara otomatis ketika ditutup dari dalam,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawwn, Jumat (12/4/2024).
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2024, Contraflow Tol Japek Mulai Diberlakukan Malam Ini
Mulanya, kata Susatyo, saksi A (26) tengah mengangkut es krim untuk diantar ke sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Semanggi, Rabu (10/4/2024). Saat melewati Patung Sudirman, ban mobil beserta serepnya kempes sehingga tak bisa diganti.
Kemudian, A menelepon kantornya dan melaporkan kondisi ban pecah itu. Setelah itu, Z datang membawa mobil pengganti. Lantas, A memindahkan es krim dari mobilnya ke mobil yang dibawa oleh Z.
“Sementara, korban menunggu di mobil yang pecah ban di Patung Sudirman Jalan Jenderal Sudirman,” jelas dia.
Setelah selesai mengantarkan es krim, A balik ke arah Semanggi. Berdasarkan pengakuannya, ia tidak melihat mobil yang ditunggui Z karena kondisi jalanan sedang macet.
Selain itu, A juga sempat menelepon Z, namun tidak diangkat. Maka, A langsung kembali ke kantornya berdasarkan arahan dari atasan dan melanjutkan pekerjaannya mengantar barang ke area Bekasi.
Keesokan hari, Kamis, A dan saksi B (21) ditelepon oleh seorang rekan lain setelah mengantar barang di daerah Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Rekan itu menginformasikan mobil yang ditunggui Z masih terparkir di pinggir Jalan Jenderal Sudirman.
Sontak, A terkejut dan mengajak B ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah berganti mobil kecil. Sesampainya di sana, mereka menemukan mobil itu masih ada di sana.
“Mobil ditemukan dalam keadaan mati mesin. Namun, kunci dalam keadaan on dan setelah dicek aki juga soak. Kemudian, saksi A dan B membuka pintu samping sebelah kiri, dan ternyata korban dengan posisi telungkup sudah tak bergerak,” papar dia.
Baca juga: GT Kalikangkung Buka 10 Gardu Arah Jakarta dan 6 Arah Semarang
Setelah melapor ke pihak berwenang, korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi.
“Saksi A mengatakan, korban sebelumnya memang sering ngadem di kabin belakang yang dipakai untuk menyimpan es krim, sehingga diduga korban terkunci di dalam karena pintu mengunci secara otomatis ketika ditutup dari dalam,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawwn, Jumat (12/4/2024).
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2024, Contraflow Tol Japek Mulai Diberlakukan Malam Ini
Mulanya, kata Susatyo, saksi A (26) tengah mengangkut es krim untuk diantar ke sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Semanggi, Rabu (10/4/2024). Saat melewati Patung Sudirman, ban mobil beserta serepnya kempes sehingga tak bisa diganti.
Kemudian, A menelepon kantornya dan melaporkan kondisi ban pecah itu. Setelah itu, Z datang membawa mobil pengganti. Lantas, A memindahkan es krim dari mobilnya ke mobil yang dibawa oleh Z.
“Sementara, korban menunggu di mobil yang pecah ban di Patung Sudirman Jalan Jenderal Sudirman,” jelas dia.
Setelah selesai mengantarkan es krim, A balik ke arah Semanggi. Berdasarkan pengakuannya, ia tidak melihat mobil yang ditunggui Z karena kondisi jalanan sedang macet.
Selain itu, A juga sempat menelepon Z, namun tidak diangkat. Maka, A langsung kembali ke kantornya berdasarkan arahan dari atasan dan melanjutkan pekerjaannya mengantar barang ke area Bekasi.
Keesokan hari, Kamis, A dan saksi B (21) ditelepon oleh seorang rekan lain setelah mengantar barang di daerah Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Rekan itu menginformasikan mobil yang ditunggui Z masih terparkir di pinggir Jalan Jenderal Sudirman.
Sontak, A terkejut dan mengajak B ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah berganti mobil kecil. Sesampainya di sana, mereka menemukan mobil itu masih ada di sana.
“Mobil ditemukan dalam keadaan mati mesin. Namun, kunci dalam keadaan on dan setelah dicek aki juga soak. Kemudian, saksi A dan B membuka pintu samping sebelah kiri, dan ternyata korban dengan posisi telungkup sudah tak bergerak,” papar dia.
Baca juga: GT Kalikangkung Buka 10 Gardu Arah Jakarta dan 6 Arah Semarang
Setelah melapor ke pihak berwenang, korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi.
(kri)
Lihat Juga :