alexametrics

Mengidap Kanker Hati, Bayi 7 Bulan Ini Butuh Bantuan Biaya Pengobatan

loading...
Mengidap Kanker Hati, Bayi 7 Bulan Ini Butuh Bantuan Biaya Pengobatan
Askana Abdilah seorang bayi di Desa Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan Jawa Barat mengidap penyakit hati atau atresia billier. Foto iNews TV/Toiskandar
A+ A-
KUNINGAN - Askana Abdilah seorang bayi di Desa Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan Jawa Barat mengidap penyakit hati atau atresia billier. Kini bayi yang masih berusia 7 bulan ini kondisinya cukup memprihatinkan dengan asupan susu melalui hidung dan badanya terus menguning akibat penyakit aneh ini.Kondisi anak dari pasangan Ine Sri Mulyati dan Muslim Mulyadi cukup memprihatinkan setelah divonis penyakit hati atau atresia bilier beberapa bulan yang lalu.
Perut Askana kian hari terus membesar serta mata dan badanya menguning. Askana sendiri mulai mengalami gejala penyakit atresia bilier bermula ketika usia bayi baru tiga minggu dengan gejala seluruh badannya menguning. Orang tua Askana langsung membawanya ke Rumah Sakit 45 Kuningan untuk diperiksa.

Namun dengan keterbatasan alat di RS 45 Kuningan pihak rumah sakit merujuk ke RSCM Jakarta. Setelah melakukan pemeriksaan pihak dokter RSCM bahwa bayi Aska dinyatakan positif mengidap penyakit kanker hati atau atresia bilier pada waktu usia tiga bulan.

Sementara orang tua bayi Askana hanya bisa pasrah dan berdoa dengan kondisi anaknya yang terkena penyakit atresia bilier. Ine Sri Mulyati berharap anaknya bisa cepat dioperasi cangkok hati agar bisa sembuh kembali sedia kala seperti anak lainya.

Siti salah seorang warga mengaku sangat prihatin dengan kondisi bayi Askana menderita penyakit yang susah disembuhkan ini karena orang tua Askana hanya seorang buruh di Jakarta.

Namun dengan biaya yang cukup besar yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar lebih untuk operasi cangkok hati.

Beruntung orang tua Askana memiliki kartu BPJS untuk meringankan biaya pemeriksaaan di rumah sakit RSCM. Dia juga berharap ada dermawan serta uluran tangan dari pemerintah setempat untuk biaya pengobatan anaknya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak