alexametrics

Wagub Maluku Utara Membuka Sidang Majelis Sinode Ke-II GMIH

loading...
Wagub Maluku Utara Membuka Sidang Majelis Sinode Ke-II GMIH
Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara M. Natsir Thaib membuka secara resmi Sidang Majelis Sinode (SMS) ke II jemaat Gereja Masehi Injili Halmahera (GMIH) di Gereja Elim Balisoan Kecamatan Sahu, Kamis (15/11/2018).
A+ A-
JAILOLO - Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara M. Natsir Thaib membuka secara resmi Sidang Majelis Sinode (SMS) ke II jemaat Gereja Masehi Injili Halmahera (GMIH) di Gereja Elim Balisoan Kecamatan Sahu, Kamis (15/11/2018).

Pembukaan SMS ke II GMIH juga dihadiri Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Ketua II Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Pdt. Dr. Bambang Wijaya, Ketua DPRD Julice D Baura, Bupati Halmahera Utara yang diwakili Asisten I Setda Halut Drs. E.J Papilaya, Unsur Forkompimda, Pimpinan SKPD Halbar, Ketua Umum Badan Pekerja Harian Sinode GMIH dan seluruh pengurus.

Pembukaan SMS diawali dengan kegiatan ibadah yang diikuti 444 Jemaat se-Maluku Utara yang dipimpin oleh Pdt. Yandris Botara dan Pengkhotbah pdt. Oscar J.May.

Bupati Danny Missy dalam sambutannya menyampaikan, SMS merupakan kegiatan dalam rangka untuk merajut tali-temali kasih persaudaraan ibarat alunan seruling anak hembala, petikan dawai gitar anak kota.

"Lewat kegiatan Sidang Majelis Sinode ini diharapkan akan semakin mengokohkan warga jamaah GMIH dalam menyatakan bentuknya lewat bersaksi, bersekutu dan melayani Tuhan. Sidang Majelis Sinode GMIH adalah sebuah kegiatan periodik untuk mengevaluasi dan menyusun program tahunan dalam lingkup pelayanan gereja GMIH," kata Bupati Danny.

Sementara Ketua PGI Pdt. Dr. Bambang Wijaya menuturkan, tujuan dilaksanakannya SMS II GMIH adalah merupakan wadah permusyawaratan para presbiter untuk mengevalusi dan merencanakan program kerja tahun 2018-2019.

SMS II dengan tema dan sub tema yang telah dirumuskan terkait dengan persoalan substansi yang ada saat ini, yakni ketidaksetaraan, ketidakadilan, dan ketimpangan sosial ekonomi secara struktural yang tidak dapat diselesaikan secara sektoral.

"Perlu sinergitas peran gereja dan pemerintah dalam membangun bangsa yang lebih bermartabat," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Wagub M. Natsir Thaib menegaskan Pemprov Maluku Utara sangat mendukung kegiatan SMS yang sejalan dengan visi dan misi yang diemban oleh gereja dapat sejalan dengan visi dan misi pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemda.

Karena itu dengan dilaksanakan SMS, secara tidak langsung telah membantu kebijakan pemerintah di daerah dalam menjalankan program program pembangunan.

"Kami berharap SMS dapat menghasilkan pemikiran yang bersifat membangun, sehingga melahirkan program yang dapat berguna bagi organisasi GMIH ke depan serta para peserta dan hamba Tuhan agar tetap mengarahkan diri kepada tugas-tugas gereja yang sebenarnya dengan melaksanakan kehidupan rohani yang nyata," pungkasnya.
(akn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak