alexametrics

Haru, Perpisahan Warga dan Prajurit TNI usai Bangun Jalan Durenombo

loading...
Haru, Perpisahan Warga dan Prajurit TNI usai Bangun Jalan Durenombo
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto dan Kepala Desa Durenombo, Subah, Batang, Sireng melepaskan balon saat penutupan TMMD, Lapangan Desa Durenombo, Selasa (13/11/2018). FOTO/IST
A+ A-
BATANG - Suasana haru menyelimuti perpisahan antara warga dengan prajurit TNI yang sebulan terakhir membangun jalan akses jalan di Durenombo, Batang, Jawa Tengah. Warga mengungkapkan banyak terima kasih karena jalan sepanjang 2.359 meter yang sebelumnya berupa kubangan lumpur kini bisa dilalui kendaraan.

"Dua tahun yang lalu kendaraan sulit untuk bisa masuk ke desa kami, apalagi di musim hujan. Ketika musim panen, kita tidak bisa membawa hasilnya pulang ke rumah, dan ini luar biasa. Ini adalah jalan impian bagi warga kami," kata Kepala Desa Durenombo, Sireng di sela upacara penutupan TMMD, Lapangan Desa Durenombo, Kecamatan Subah, Batang, Selasa (13/11/2018).

Dia menyampaikan, pembangunan jalan itu menjadi perekat antara warga desanya dengan prajurit TNI. Selama sebulan penuh mereka bekerja sama mulai dari mengangkut pasir hingga meratakan bebatuan di jalan. Meski di bawah terik matahari, tak menyurutkan mereka untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan.



"Alhamdulilah sekali dan kami hanya bisa berterima kasih, berterima kasih, dan berterima kasih. Kami merasa sedih, merasa kehilangan prajurit, Bapak yang selama ini sudah bersama-sama kami dan sudah menjadi bagian dari keluarga kami. Sebulan kami bersama dalam suka maupun duka, tapi harus berpisah dengan berakhirnya TMMD ini," kata Sireng dengan suara bergetar.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto menambahkan, TMMD Reguler 103 dilaksanakan di wilayah Batang, Sleman, Rembang, dan Sragen, serta TMMD Sengkuyung yang diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota di Jateng dan DIY. Kegiatan bakti TNI itu juga dilaksanakan di 50 kabupaten/ kota di Indonesia.

"Mudah-mudahan apa yang dilakukan TNI benar-benar membawa manfaatnya bagi masyarakat. Semua yang dilakukan TNI merupakan usulan dari masyarakat yang ingin mendapatkan akses-akses kemudahan seperti desa lain. Jalan dibangun sebagai sarana vital transportasi untuk mendukung perputaran roda perekonomian agar masyarakat menjadi sejahtera, adil, dan makmur," ujar Wuryanto.

Pada upacara penutupan ini, terdapat suguhan hiburan drumband dan tari kolosal Alas Roban. Secara simbolik, Pangdam beserta tamu undangan menuju lokasi pemotongan pita untuk meresmikan jalan yang sudah diaspal Desa Durenombo.

KSAD Jenderal TNI Mulyono dalam amanat tertulis yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro, menyampaikan, TMMD menjadi sarana menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong. KSAD pun berpesan kepada Satgas TMMD untuk tetap mempertahankan kebersamaan dan kemanunggalan TNI-Rakyat serta meningkatkan semangat bekerja dan membangun bersama.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak