alexametrics

Napi Kasus Pencabulan Tewas usai Gagal Kabur dari Lapas Blitar

loading...
Napi Kasus Pencabulan Tewas usai Gagal Kabur dari Lapas Blitar
Mencoba kabur dari Lapas Kelas II B Blitar, Rio Suhendra (23) seorang narapidana tewas setelah terjatuh dari atap. Korban tewas di Rumah Sakit Umum Mardi Waluyo Kota Blitar setelah sempat dirawat tiga hari. Foto Lapas II B Blitar/iNews TV/Robby R
A+ A-
BLITAR - Mencoba kabur dari Lapas Kelas II B Blitar, Rio Suhendra (23) seorang narapidana tewas setelah terjatuh dari atap. Korban tewas di Rumah Sakit Umum Mardi Waluyo Kota Blitar setelah sempat dirawat tiga hari.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus kematian warga Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar ini untuk memastikan penyebab tewasnya narapidana kasus penculikan dan pencabulan anak tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono mengatakan, korban memang pada Sabtu kemarin mencoba kabur dari lapas. Namun korban terjatuh dari atap dan langsung dirawat oleh pihak Lapas.



“Pada Rabu kemarin korban meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo. Untuk memastikan penyebab kematian pihak kepolisian meminta visum dari pihak dokter forensik RS Bhayangkara Kediri,” kata Heri Sugiono.

Rio sendiri ditangkap pada bulan Februari tahun 2018 setelah tersangkut kasus penculikan dan pencabulan anak. Rio divonis selama 8 tahun penjara karena terbukti melanggar UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak