alexametrics

Rem Blong, Truk Pengangkut Gas Elpiji Nyungsep ke Parit

loading...
Rem Blong, Truk Pengangkut Gas Elpiji Nyungsep ke Parit
Truk Toyota Dyna bernopol BP 8511 BY yang dikendarai Joko Sungkowo nyungsep ke parit di Jalan WR Supratman, Kilometer 8, Tanjungpinang. SINDOnews/Bunga
A+ A-
TANJUNGPINANG - Truk Toyota Dyna bernopol BP 8511 BY yang dikendarai Joko Sungkowo nyungsep ke parit di Jalan WR Supratman, Kilometer 8, Tanjungpinang, Kamis (8/11/2018). Sebelum masuk parit, truk pengangkut 100 tabung gas elpiji 5 Kg itu nyaris menabrak Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) Kota Piring. Diduga penyebabnya karena rem blong.

Diketahui truk pengangkut gas epiji itu melaju kencang dari arah Tanjungubang menuju Tanjungpinang. Setibanya di simpang Kota Piring, tiba-tiba lampu merah pada traffick light. Melihat itu, sopir langsung panik sehingga banting setir ke kiri lalu masuk parit.

Beruntung sopir truknya bersama satu penumpang tidak mengalami luka-luka. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja truk itu menjadi tontonan pengendara yang lewat.

Dari informasi yang dihimpun, Joko hendak membawa tabung gas elpiji itu ke Pelabuhan Batu 6 Tanjungpinang. Joko mengaku, saat hendak merem mobilnya tidak mau berhenti sehingga memilih banting setir ke kiri mobil.

"Tadi lampu sedang merah, saya rem tapi tak mau, makanya banting setir lalu masuk parit. Remnya tadi blong," kata Joko kepada petugas Pos Polantas Kota Piring.

Kanit Laka Lantas Polres Tanjungpinang Ipda Ridwan membenarkan adanya laka tunggal yang terjadi tak jauh dari Pos Polantas Kota Piring. Dia mengatakan, penyebab kecelakaan itu dikarenakan rem blong.

Di mana saat sopir hendak berhenti saat lampu sedang merah, akan tetapi kendaaraanya terus melaju. Untuk menghindari tabrakan dengan mobil lain, sopir memilih banting setir sehingga masuk parit. "Hanya laka tunggal, penyebabnya karena rem blong segingga truknya masuk parit," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak