alexametrics

Bantu Madina, Lukisan Wajah Kapolres Sidimpuan Dilelang Rp10 Juta

loading...
Bantu Madina, Lukisan Wajah Kapolres Sidimpuan Dilelang Rp10 Juta
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya bersama istri menyelimuti seorang balita korban banjir bandang di Madina, ketika mengantarkan bantuan. Foto/Zia Nasution
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Lukisan wajah Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya, laku terjual Rp10 juta dalam acara lelang ama untuk korban bencana alam di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada perayaan HUT Pemko Pasangsidimpuan ke-17, di Alaman Bolak Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Dalam acara itu juga dilelang lukisan wajah Wali Kota/Wakil Wali kota Padangsidimpuan, Irsan Effendi Nasution-Arwin Siregar. Selanjutnya, lukisan wajah mantan drumer group musik Ada Band Eel Ritonga juga ikut dilelang.

Untuk lukisan wajah Wali Kota Padangsidimpuan dilelang dengan harga Rp10 juta. Sedangkan Wakil Wali Kota dan mantan personil Ada Band Rp2 juta. Awalnya, lukisan wajah Kapolres dihargai Rp2 juta. Selanjutnya, tawar menawar harga terjadi dan akhirnya ditutup dengan harga Rp10 juta.



Sedangkan lukisan wajah wali kota juga dibuka dengan harga Rp2 juta dan ditutup Rp10 juta. Untuk lukisan wajah orang nomor satu di Kota Salak itu pemenang lelangnya Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng).

"Di organisasi dia (wali kota) senior saya, jadi sangat wajar saya membeli lukisan wajahnya itu," tuturnya.

Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilmam Wijaya mengaku terharu dengan animo masyarakat yang mengikuti lelang itu. Dia bersyukur kepada Allah, karena lukisan wajahnya laku terjual. Dia ikut menyampaikan duka mendalam atas kejadian yang menimpa warga di Kabupaten Mandailing Natal.

“Alhamdulillah, semua dana itu akan langsung disalurkan, sehingga dapat membantu masyarakat yang lagi membutuhkan,” tandasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak