alexametrics

Tuntang Wakili Jawa Tengah Maju Lomba Desa Model Tingkat Nasional

loading...
Tuntang Wakili Jawa Tengah Maju Lomba Desa Model Tingkat Nasional
Tenaga ahli Dirjen PPMD Kemendes dan PDTT Didik Setiawan (baju putih) saat audiensi dengan pelaku seni dan perangkat Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang di Balai Pertemuan Warga, Selasa (23/10/2018). FOTO/SINDOnews/Angga Rosa
A+ A-
SEMARANG - Desa Tuntang, Kabupaten Semarang mewakili Jawa Tengah mengikuti lomba desa model tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes dan PDTT). Dari 74.000 desa yang mengikuti lomba tersebut, Desa Tuntang masuk nominasi 20 besar.

Tenaga Ahli Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kemendes dan PDTT Didik Setiawan mengatakan, Desa Tuntang masuk nominasi 20 besar lomba desa model karena memenuhi indikator instrumen penilaian, antara lain meliputi dimensi ekonomi, sosial, ekologi dan prinsip.

"Secara keseluruhan Desa Tuntang memenuhi semua indikator. Memang ada satu catatan, namun bisa segera diperbaiki," katanya kepada wartawan saat monitoring evaluasi program Kemendes dan PDTT tentang program penetapan desa model di Desa Tuntang, Selasa (23/10/2018).

Dia menjelaskan, program penetapan desa model merupakan bagian dari upaya Kemendes dan PDTT dalam mengembangkan potensi wisata ataupun usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di desa. Tujuannya untuk memajukan desa serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Adapun desa yang bisa mengikuti program ini adalah desa yang memiliki potensi dan memenuhi indikator desa terbaik berdasarkan data indeks desa membangun (IDM). "Dari 74.000 desa peserta lomba desa model, sekarang sudah mengerucut menjadi 20 desa. Dari Jawa Tengah hanya terpilih satu, yakni Desa Tuntang," katanya.

Menurut dia, Desa Tuntang memiliki potensi yang bisa dikembangkan menjadi desa wisata dan budaya. Ini menjadi salah satu pendukung dan memiliki nilai tersendiri dalam penilaian. "Panorama alam Rawa Pening dan kesenian lokal yang dimiliki Desa Tuntang menjadi modal untuk menuju desa wisata," ujar Didik.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tuntang Arya Zunita menyatakan, meski sudah memenuhi indikator penilaian, tapi perangkat Desa Tuntang bersama masyarakat tetap terus meningkatkan instrumen yang ada seperti dimensi ekonomi, sosial, ekologi, dan prinsip. Selain itu, peran pedamping juga akan lebih dioptimalkan agar Desa Tuntang bisa ditetapkan menjadi desa model.

"Kami berharap Desa Tuntang bisa ditetapkan sebagai desa model oleh Kemendes dan PDTT. Semua potensi yang ada akan kami kembangkan guna menunjang pembentukan Desa Tuntang menjadi desa wisata dan budaya," katanya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak