alexametrics

14 Water Bombing Kendalikan Amukan Api di Gunung Merbabu

loading...
14 Water Bombing Kendalikan Amukan Api di Gunung Merbabu
Api yang membakar hutan dan lahan di kawasan Gunung Merbabu berangsur bisa dikendalikan. Hingga hari ini operasi pemadaman api dari jalur udara sedikitnya bisa melakuan 14 kali water bombing (pemboman air). Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SEMARANG - Api yang membakar hutan dan lahan di kawasan Gunung Merbabu berangsur bisa dikendalikan. Hingga hari ini operasi pemadaman api dari jalur udara sedikitnya bisa melakuan 14 kali water bombing (pemboman air).

“Kemarin kita bisa melakukan lima kali water bombing. Sampai hari ini sudah 14 kali water bombing. Meskipun tadi sempat terhalang oleh awan tebal dan angin kencang,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto, Kamis (18/10/2018).

Dia menjelaskan, lima kali water bombing kemarin bisa mengendalikan api yang melalap sedikitnya 50 hektare lahan. Operasi tersebut dinilai berdampak sangat signifikan, karena dilaporkan luas lahan dan hutan yang terbakar sudah mencapai lebih dari 400 hektare.

“Kemarin ada sekira 50 hektare lahan yang bisa dipadamkan dengan lima kali pemboman. Untuk hari ini sudah berkurang cukup signifikan. Kalau perkiraan tadi sekira dua hektare kebakaran bisa diatasi dari dua kali water bombing,” jelasnya.

Menurutnya, operasi water bombing yang dimulai pukul 09.00 WIB sempat dihentikan karena terhalang awan tebal di lokasi kebakaran. Setelah beristirahat sejenak, operasi kembali dilanjutan. Namun, saat dalam perjalanan mendadak awan kembali turun sehingga air langsung dijatuhkan ketika awak pesawat melihat titik api.

“Setelah water bombing yang ketiga itu, helikopter ditarik lagi ke Lanud Semarang dan baru beroperasi lagi setelah cuaca baik. Hari ini sebenarnya tinggal satu titik asap saja yang kelihatan, kemungkinan tonggak dan sekitarnya yang sudah terbakar. Mudah-mudahan besok sudah bisa diatasi semua,” pungkasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak