alexametrics

Cerita Siswa SD yang Selamat dari Banjir Bandang Mandailing Natal

loading...
Cerita Siswa SD yang Selamat dari Banjir Bandang Mandailing Natal
Amelia Lubis, siswa SD yang selamat dari korban banjir bandang di Kabupaten Mandailing Natal saat ditemui di tenda pengungsian. Foto/Zia Nasution
A+ A-
MANDAILING NATAL - Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jumat lalu Jumat (12/10/2018) telah meluluhlantakkan pemukiman warga. Sedikitnya 17 orang dinyatakan meninggal dunia dalam musibah itu.

Salah satu korban selamat bercerita dahsyatnya banjir yang terjadi di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Madina itu. Amelia Lubis (12), siswa kelas VI SD menceritakan, sebelum kejadian, hujan lebat mengguyur desa mereka. Saat itu, dia dan teman-temannya sedang belajar.

Saat kejadian, guru mereka tiba-tiba keluar dari ruangan kelas. Namun, sang guru kemudian masuk dan menyuruh seluruh siswa keluar ruangan.



Seluruh siswa termasuk Amelia spontan lari keluar. Saat itu, suasana benar-benar panik. Sejumlah siswa memutuskan untuk berlindung di dalam sekolah, sementara Amelia memilih berlari di bawah kejaran air. ”Kawan saya banyak yang kembali ke ruangan, sedangkan saya tetap lari,” tuturnya.

Anak dari pasangan suami istri Nurdin Lubis dan Rosni itu terseret air deras hingga puluhan meter. Pada saat terseret air, anak kedua dari dua bersaudara itu berjuang sendiri menyelamatkan diri. Dia terus menjerit meminta tolong.

Saat ditemukan warga, hampir seluruh tubuh Amelia tertimbun material. Beruntung, Amelia selamat dari terjangan banjir bandang itu. ”Saya terus menggerakkan tangan ke atas sembari minta tolong,” ujarnya.

Sementara sang ayah, Nurdin Lubis menuturkan, saat itu hanya bisa pasrah melihat dahsyatnya banjir bandang tersebut. ”Saat ditemukan, posisinya berada di bawah pohon yang tumbang dan dia terus menggerakkan tangan sembari minta tolong,” imbuhnya.

Mendengar suara minta tolong itu, warga langsung mendatangi dan mengangkat tubuh Amelia. ”Dia (Amelia) menjadi korban pertama yang berhasil diselamatkan,” tandasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak