alexametrics

Kunjungi Ponpes Krapyak, Cawapres Ma'ruf Amin Minta Didoakan

loading...
Kunjungi Ponpes Krapyak, Cawapres Maruf Amin Minta Didoakan
Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin saat bersilaturahmi di kediaman Nyai Ida Zaenal Abidin (kiri). Kunjungan ke kediaman sejumlah pengasuh Ponpes Krapyak ini memulai rangkaian kujungan Ma'ruf ke Yogyakarta. FOTO/SINDOnews/AINUN NADJIB
A+ A-
BANTUL - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin melakukan rangkaian kunjungan ke Yogyakarta. Kegiatan di Kota Pelajar ini diawali dengan mendatangi kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Krapyak. Ma'ruf membantah kunjungan ini sebagai bentuk kampaye tapi semata sebagai ajang silaturahmi melanjutkan hubungan yang telah terbangun.

Sekitar pukul 10.00 WIB kedatangan rombongan Ma'ruf Amin disambut hadrah dan langsung menuju kediaman KH Atabik Aly yang tengah terbaring sakit. Usai berdialog dengan di rumah KH Atabik Aly, rombongan kemudian bertamu ke kediaman Ibu Nyai Ida Zainal Abidin dan selanjutnya KH Najib Abdul Qodir.

"Saya bertemu dengan sahabat saya, kolega saya pengasuh ponpes. Alhamdulilah mereka menyambut dengan baik mendoakan saya dan mendukung saya," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan usai melakukan kunjungan ke Ponpes Krapyak, Minggu (14/10/2018).

Dalam kesempatan itu Ma'ruf Amin membantah kunjungannya ke Ponpes Krapyak sebagai bentuk kampaye. "Kalau silaturrahmi kan gak apa apa. Saya tidak kampanye di pesantren tapi saya selalu silaturrahmi," ujarnya.

Sementara itu, Nyai Ida Zaenal menyebut Ma'ruf Amin adalah sahabat dari almarhum suaminya KH Zainal Abidin. Kedatangan KH Ma'ruf menjadi semacam reuni bagi mereka. Dalam keempatan itu Nyai Ida mengaku menitipkan pesan agar dalam kiprahnya nanti Ma'ruf Amin tidak meninggalkan keulamaan. Menurutnya, ulama itu adalah pendapat dan kebijaksanaanya. "KH Ma'ruf Amin bukan hanya milik NU, tapi milik semua," kata Nyai Ida Zaenal.

Ida menyebut kedatangan Ma’ruf Amin ke rumahnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya Ma'ruf Amin juga beberapa kali bersilaturrahmi ke kediamannya saat suaminya masih hidup. “Tadi lebih banyak saya yang ngomong kok. Beliau sahabat alhmarhum suami saya," ujarnya. Kepada para santriwati yang menunggu di halaman rumah Nyai Ida, Ma'ruf Amin juga sempat meminta didoakan.

Cawapres Jokowi ini dijadwalkan bersilaturahmi dengan sejumlah elemen tokoh masyarakat di Yogyakarta selama dua hari yakni Minggu-Senin (14-15/10/2018). Selain bertemu tokoh dari pesantren juga diagendakan bertemu dengan Raja Yogyakarta Sri Sultan HB X, sejumlah tokoh Nahdatul Ulama (NU), budayawan Emha Ainun Nadjib hingga relawan pendukungnya.

Akademisi UGM Prof Agus Pramusintho menyebut sebagai ulama besar, Ma'ruf Amin diharapkan mampu menginspirasi perguruan dan mahasiswa agar pendidikan tidak saja mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melainkan juga melahirkan akhlak yang baik. Menurut pengamat kebijakan publik UGM ini, pesantren dan pendidikan modern bisa saling mengisi dan berkembang secara sinergis.

"Semoga beliau bisa menyerap aspirasi kami. Pemerintah perlu memfasilitasi berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Yogyakarta makin berkualitas tapi terjangkau," katanya.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak