Polisi Sebut Perusuh di DPR RI Sudah Rencanakan Aksinya

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 15:48 WIB
loading...
Polisi Sebut Perusuh...
Kepolisian mengamankan 186 orang yang diduga hendak melakukan aksi kerusuhan saat demo di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepolisian mengamankan 186 orang yang diduga hendak melakukan aksi kerusuhan saat demo di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta. Dari 186 orang itu, sebanyak 5 orang termasuk dalam kelompok anarko.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, awalnya polisi mengamankan 186 orang karena terindikasi hendak berbuat kerusuhan saat demo di kawasan Gedung DPR RI, Jumat 14 Agustus 2020. Dari 186 orang itu, 8 orang diperiksa lebih lanjut, sedangkan lainnya dipulangkan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, 5 orang masuk dalam kelompok anarko. Lalu, satu orang kita pulangkan lagi, sedangkan dua orang lainnya masih diperiksa intensif," ujarnya pada wartawan, Sabtu (15/8/2020). (Baca juga; Ratusan Orang Ditangkap Polda Metro, Diduga Hendak Bikin Rusuh Demo di DPR )

Menurut dia, dari lima orang itu, diduga sudah merencanakan hendak berbuat kerusuhan saat ada demo di kawasan Gedung DPR RI. Untuk itu, mereka pun membawa sejumlah batu, ketapel, dan botol yang bakal dibuatnya menjadi molotov.

"Ada perencanaan pada saat itu, tetapi belum diramu menjadi molotov, yang ada adalah botol yang diisi dengan sapu tangan, kalau nantinya diisi dengan bahan bakar bisa jadi molotov. Contoh satu saja, kelompok anak-anak (remaja) dari Bogor saat tanggal 13 (Agustus 2020) merapatkan untuk membuat keonaran," tuturnya.

Dia menerangkan, mereka diduga sudah merencanakan bakal berbuat rusuh sejak beberapa hari sebelum demo. Mereka juga sudah menyiapkan bagaimana bertindak di lapangan saat berhasil menyusup ke dalam aksi demo, termasuk menyiapkan peralatan untuk berbuat kerusuhannya itu.

"Maka itu, kami tak akan memberi ruang pada siapapun, khususnya pelaku-pelaku anarko tak bertanggung jawab yang mencoba membuat kerusuhan," katanya. (Baca juga; Bawa Senjata Tajam dan Molotov, Delapan Orang Diperiksa Intensif Polda Metro )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved