alexametrics

Kemendagri Kembali Kirim Personel untuk Pendampingan Daerah di Sulteng

loading...
Kemendagri Kembali Kirim Personel untuk Pendampingan Daerah di Sulteng
Kemendagri kembali melanjutkan pengiriman Tim Pendampingan untuk daerah terkena bencana di Provinsi Sulawesi Tengah. Foto/Puspen Kemendagri
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali melanjutkan pengiriman Tim Pendampingan untuk daerah terkena bencana di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Marigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Terkait pergantian personel Tim Pendampingan Kemendagri, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Eko Subowo sebagai Koordinator Tim Pendampingan Komponen Kemendagri Pascabencana Gempa di Sulawesi Tengah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan serah terima dari Tim A kepada Tim B pada hari senin tanggal 8 Oktober 2018 di Palu.  



“Komposisi Tim B Pendampingan Kemendagri terdiri dari 34 orang yang diberangkatkan, akan melanjutkan tugas sampai dengan Senin tanggal 15 Oktober 2018 disambung dengan Tim C berikutnya,” jelas Eko dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Selasa (9/10/2018).

Eko menyampaikan apresiasinya kepada Tim Pendampingan pendahulu, yaitu  Tim A yang terdiri dari 17 orang pejabat Kemendagri, ditambah dengan 50 orang Praja dan Pendamping dari IPDN Kampus Makassar serta 50 orang Praja dan Pendamping dari IPDN Kampus Manado. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih karena telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh dedikasi.

“Tim A telah bertugas dengan baik memberikan pendampingan kepada Pemprov Sulteng dan pemda kabupaten/kota yang terdampak bencana,” ujarnya.

Tim Pendampingan Kemendagri sebelumnya telah membuka Posko di halaman dan Pendopo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Adapun tugas yang diemban di antaranya, pertama, melakukan pendampingan kegiatan apel pagi bersama dan memotivasi ASN Pemda Sulawesi Tengah dengan Inspektur Upacara Sekda Provinsi Sulawesi Tengah.

Kedua, membantu membersihkan dan merapihkan kantor dan peralatan kerja SKPD setempat. Ketiga, melakukan pendampingan pendataan ASN yang meninggal dunia, hilang dan sakit. Keempat, melakukan pendata kantor pemerintahan, kantor SKPD, kantor camat, kantor desa/kelurahan yang rusak.

Kemudian, kelima, memberikan asistensi aktivasi Disdukcapil provinsi, kabupaten/kota serta membantu pelayanan Adminduk. Keenam, menyerahkan bahan makanan dan pakaian bantuan Menteri Dalam Negeri yang diterima Sekda Provinsi Sulawesi Tengah. 
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak