alexametrics

Cerita Pagi

Gedung Sate, Saksi Gugurnya 7 Pegawai Pekerjaan Umum

loading...
Gedung Sate, Saksi Gugurnya 7 Pegawai Pekerjaan Umum
Gedung Sate. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A+ A-
Gedung Sate yang menjadi pusat pemerintahan Jawa Barat memiliki sejarah panjang. Gedung di Jalan Diponegoro, Bandung yang mulai dibangun tahun 1920 ini ternyata pernah menjadi kantor Departemen Pekerjaan Umum. Gedung ini juga jadi saksi gugurnya tujuh pegawai Pekerjaan Umum.

Gedung Sate yang memiliki ciri khas berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya ini telah lama menjadi penanda Kota Bandung.
Pada masa Hindia Belanda, Gedung Sate disebut Gouvernements Bedrijven (GB).



Dikutip dari Wikipedia, dalam perjalanannya gedung ini pernah diperuntukkan bagi Departemen Lalu Lintas dan Pekerjaan Umum, bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah Batavia dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai pusat pemerintahan karena perkembangannya, sehingga digunakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum.

Seperti tertera dalam salah satu panel Pameran Tokoh Abikoesno Tjokrosoejoso di Museum Naskah Proklamasi, Jakarta, pada 9 Agustus-9 September 2018, bidang pekerjaan umum telah ada sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda dengan sebutan Burgerlijke Openbare Werken (1919). Pada 1942, nama tersebut diubah menjadi Department van Verkeen en Waterstaat.

Setelah Indonesia merdeka, Soekarno kabinet pertama yang diberi nama Kabinet Presidensial atau Kabinet Presidentiil. Abikoesno Tjokrosoejoso diangkat sebagai Menteri Pekerjaan Umum. Dan, Kantor Departemen Pekerjaan Umum yang pertama adalah Gedung Sate di Bandung.

Pada 3 Desember 1945, terjadi penyerangan oleh pasukan Sekutu, Gurkha, ke Gedung Sate. Tujuh pegawai Pekerjaan Umum gugur akibat penyerangan yang dilakukan pasukan tersebut. Mereka adalah Didik Ardiyanto, Muchtarudin, Suhodo, Rio Susilo, Subengat, Ranu, dan Suryono. Mereka dijuluki Pahlawan Sapta Taruna.

Untuk mengenang ketujuh pemuda itu, dibuatkan tugu dari batu yang diletakkan di belakang halaman Gedung Sate. Atas perintah Menteri Pekerjaan Umum pada tanggal 3 Desember 1970, tugu tersebut dipindahkan ke halaman depan Gedung Sate.

Kini, setiap 3 Desember digelar Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum untuk mengenang  jasa para pegawai PU dan pejuang bangsa tersebut.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak