341 KA dan 59 Lokomotif Disiapkan KAI Daops 8 untuk Mudik Lebaran

Selasa, 19 Maret 2024 - 12:37 WIB
loading...
341 KA dan 59 Lokomotif...
Suasana di Stasiun Malang Baru. Sebanyak 341 KA dan 59 lokomotif disiapkan PT KAI Daop 8 Surabaya untuk mudik Lebaran. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
SURABAYA - Sebanyak 341 kereta api (KA) penumpang dan 59 lokomotif disiapkan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya untuk persiapan mudik Lebaran. Jumlah ini untuk 12 hari masa posko Lebaran2024 yang disiagakan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan, dalam masa angkutan lebaran nanti pihak KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 54 perjalanan KA jarak jauh yang terdiri 43 KA reguler.

Baca juga: 1,3 Juta Tiket Kereta Api Lebaran 2024 Sudah Terjual, Segini Sisanya

"Selain itu ada 11 KA jarak jauh tambahan untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan pada masa angkutan lebaran 2024, dengan total menyediakan 30.340 tempat duduk per hari," kata Luqman Arif, Selasa(19/3/2024).

Pihaknya juga telah menyiapkan kesiapan sarana prasarana infrastruktur perkeretaapian dengan menyiapkan 59 lokomotif dan 341 kereta penumpang, yang dalam kondisi siap operasi untuk mengantar penumpang yang akan melakukan perjalanan.



"Dari sisi perawatan, kami juga mengintensifkan pemeriksaan harian, dan berkala yang dilakukan oleh jajaran sarana, untuk memastikan kondisi lokomotif, maupun kereta yang akan dioperasikan tersebut handal selama masa angkutan lebaran sehingga dapat melayani pelanggan dengan selamat dan nyaman," paparnya.

Luqman Arif menyebutkan, pemeriksaan dilakukan dengan pengecekan mendetail pada rangka bawah, bogie, alat perangkai kereta, alat pengereman, dan peralatan keselamatan pada kereta.

Baca juga: 7 Tips War Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2024 yang Perlu Diketahui

Hal ini demi kenyamanan pelanggan, petugas juga mengintensifkan pengecekan kebersihan interior dan eksterior kereta, sistem kelistrikan termasuk AC dan audio - video, tempat duduk penumpang, serta kelaikan toilet.

"Petugas sarana lokomotif juga melakukan perawatan komponen lokomotif dan memastikannya berfungsi dengan baik dengan melakukan pemeriksaan mendetail pada engine, sistem angin, diesel, kelistrikan, dan mekanik," jelasnya.

Luqman menambahkan, bahwa perawatan sarana kereta api memegang peranan penting dalam operasional perjalanan kereta api. Oleh sebab itu, berbagai persyaratan harus dimiliki oleh petugas sarana sebelum ditempatkan di Depo atau stasiun keberangkatan.

"Kami dari KAI Daop 8 Surabaya memastikan SDM bagian sarana selalu siap dalam mengamankan, dan menjaga kenyamanan perjalanan KA," bebernya.

Sebanyak 339 pekerja sarana telah mengantongi Sertifikat Kompetensi Tenaga Pemeriksa Sarana Kereta Api dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan KAI.

Selain itu, manajemen juga secara rutin memberikan pembinaan kepada para petugas sarana minimal 12 kali dalam setahun, yang meliputi standar operasional prosedur (SOP) kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta disiplin diri.

Di sisi lain, KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan sarana penolong apabila terdapat gangguan perjalanan KA.

Sarana tersebut yakni kereta penolong yang dilengkapi dengan peralatan P3K dan juga kelengkapan peralatan teknis. Sarana penolong ini ditempatkan di Depo Sidotopo, Depo Surabaya Pasar Turi, dan Depo Malang, berdasarkan lokasi strategis apabila terdapat gangguan perjalanan KA.

"Berbagai persiapan akan terus dilakukan KAI Daop 8 untuk tercapainya angkutan Lebaran yang selamat, aman, dan nyaman sehingga diharapkan dapat terwujud mudik yang ceria dan penuh cerita bermakna," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Jogja Tujuan Favorit...
Jogja Tujuan Favorit Penumpang Kereta Api dari Jakarta saat Liburan
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Sambut Libur Panjang...
Sambut Libur Panjang Iduladha, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 9 Kereta Api Tambahan
KA Jaka Tingkir dan...
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat
Libur Kenaikan Yesus...
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Kereta Api Membeludak Tembus 196.302 Orang
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved